Tuesday, April 28, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Lifestyle Kesehatan

Mengenal Toxic Masculinity dan Dampaknya pada Mental Anak

by wara.e
August 26, 2024
Reading Time: 2 mins read
Mengenal Toxic Masculinity dan Dampaknya pada Mental Anak

Ilustrasi (Istimewa)

IndonesiaBuzz: 26 Agustus 2024 – Remaja laki-laki di Indonesia menjadi kelompok yang rentan terhadap gangguan kesehatan mental. Gangguan ini memicu adanya usaha percobaan bunuh diri.

Aktivis Kesehatan Mental, Renggi Ardiansyah, menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang membuat remaja laki-laki lebih banyak melakukan percobaan bunuh diri adalah adanya stigma “toxic masculinity”. Stigma ini memaksa laki-laki untuk meredam emosi yang mereka rasakan dan menuntut mereka untuk selalu terlihat kuat dan baik-baik saja.

“Toxic masculinity mengajarkan bahwa laki-laki tidak boleh menangis, tidak boleh terlihat lemah, dan harus menyelesaikan masalahnya sendiri,” ujar Renggi.

Stigma ini membuat remaja laki-laki merasa takut untuk mengungkapkan emosinya kepada orangtua atau kerabat, sehingga mereka cenderung menyimpan masalahnya sendiri, yang pada akhirnya dapat memperburuk kondisi mental mereka.

BeritaTerkait

Pijat Kretek Viral di Medsos, Dokter Ungkap Risiko Kelumpuhan hingga Kematian

Darurat Kesehatan Mata Siswa, Guru Madrasah Madiun Dapat Pelatihan Khusus

Renggi menekankan bahwa penting bagi setiap orang, terlepas dari jenis kelaminnya, untuk memiliki ruang aman dalam mengekspresikan emosi dan mendapatkan dukungan yang diperlukan. Gangguan kesehatan mental tidak mengenal gender, dan setiap individu berhak mendapatkan bantuan dan perhatian yang layak.

Berdasarkan data terbaru dari Survei Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) tahun 2021 menunjukkan bahwa prevalensi masalah kesehatan mental di kalangan:

  • Remaja laki-laki usia 10-13 tahun mencapai 36,1%,
  • Remaja laki-laki usia 14-17 tahun sebesar 33%.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun remaja perempuan lebih banyak mengalami gangguan kesehatan mental seperti

  • Depresi (6,7% pada perempuan dan 4,8% pada laki-laki)
  • Kecemasan (28,2% pada perempuan dan 25,4% pada laki-laki),
    namun justru remaja laki-laki lebih banyak melakukan percobaan bunuh diri.

Menurut laporan World Health Organization dalam GSHS Country Report Indonesia (2015), proporsi percobaan bunuh diri pada pelajar SLTP dan SLTA adalah 4,4% pada laki-laki, dibandingkan 3,4% pada perempuan.

Tags: Emosikesehatan mentalStigma MasyarakatToxic Masculinity
Share220SendScan

Trending

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, Menteri PPPA Pastikan Proses Hukum Tegas dan Korban Dapat Pendampingan Penuh
News

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, Menteri PPPA Pastikan Proses Hukum Tegas

4 hours ago
Pemerintah Targetkan Normalisasi Jalur Kereta di Bekasi Timur Sore Ini, Korban Tewas Bertambah 15 Orang
News

Pemerintah Targetkan Normalisasi Jalur Kereta di Bekasi Timur Sore Ini, Korban Tewas Bertambah 15 Orang

5 hours ago
Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA-KRL di Bekasi, Instruksikan Investigasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Perkeretaapian
News

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA-KRL di Bekasi, Instruksikan Investigasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Perkeretaapian

8 hours ago
Basarnas Pastikan Evakuasi Korban Kecelakaan KA-KRL di Bekasi Timur Rampung, Seluruh Korban Perempuan
News

Basarnas Pastikan Evakuasi Korban Kecelakaan KA-KRL di Bekasi Timur Rampung, Seluruh Korban Perempuan

9 hours ago
Prolanis di Desa Garon Madiun, Upaya Berkelanjutan Wujudkan Lansia Sehat dan Mandiri
News

Prolanis di Desa Garon Madiun, Upaya Berkelanjutan Wujudkan Lansia Sehat dan Mandiri

10 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, Menteri PPPA Pastikan Proses Hukum Tegas dan Korban Dapat Pendampingan Penuh

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, Menteri PPPA Pastikan Proses Hukum Tegas

April 28, 2026
Pemerintah Targetkan Normalisasi Jalur Kereta di Bekasi Timur Sore Ini, Korban Tewas Bertambah 15 Orang

Pemerintah Targetkan Normalisasi Jalur Kereta di Bekasi Timur Sore Ini, Korban Tewas Bertambah 15 Orang

April 28, 2026

TERPOPULER

PTUN Surabaya Batalkan Rekomendasi Camat dalam Sengketa Pengisian Perangkat Desa Tirak

Satpol PP Ngawi Layangkan SP-1 ke Outlet 23 HWG, Diduga Langgar Izin Penjualan Miras

Mediasi Tuntas, Kandang Ayam Petelur di Rejomulyo Tetap Beroperasi dengan Syarat Ketat

Anggota DPR RI Tinjau Korban Puting Beliung di Ngawi, Salurkan Bantuan dan Soroti Mitigasi Bencana

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In