IndonesiaBuzz: Surakarta, 4 Oktober 2025 – Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat malam ini menggelar Timbalan Pisowanan Wilujengan Hajad-Dalem Gantos Langse (pengantian kain penutup makam) kagem Pasareyandalem Sawarga Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo tahun Dal 1959. Prosesi berlangsung di Sasana Putra Kraton, Sabtu (4/10/25) malam, dengan suasana khidmat yang dipimpin KGPH Adipati Dipokusumo.
Acara ini merupakan bagian dari tradisi adat Kraton yang dilaksanakan setiap 8 tahun sekali. Langse yakni kain cungkup yang menutup pasarean (makam) Sultan Agung di Imogiri diganti dengan yang baru sebagai bentuk penghormatan dan perawatan. Prosesi wilujengan di Surakarta menjadi tanda bahwa langse baru sudah disiapkan sebelum dibawa ke Imogiri untuk prosesi doa bersama dan penggantian resmi.

“Ini rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan sejak abad ke-16. Penggantian langse menjadi bagian dari siklus Dal delapan tahunan Karaton Surakarta,” ujar Gusti Dipokusumo.
Menurutnya, prosesi pergantian ini memiliki tahapan khusus. Mulai dari pemilihan kain, pengukuran sesuai ukuran cungkup, hingga penjahitan hingga selesai. Setelah itu dibawa ke Imogiri dan dipasang menggantikan yang lama, disertai doa bersama.
“Makna dari acara ini bukan sekadar mengganti kain. Ada nilai spiritual, penghormatan kepada Sultan Agung, sekaligus pengingat bagi generasi penerus agar menjaga warisan leluhur,” lanjut Gusti Dipo.
Acara malam ini dihadiri keluarga besar Kraton, diantaranya GKR Alit, para Rayi Dalem, kakak dan adik Sinuhun PB XIII, para Sentana Dalem, serta Abdi Dalem. Acara berlangsung khidmat, menjadi bukti eratnya kebersamaan keluarga Karaton dalam melestarikan adat Jawa yang sudah berusia ratusan tahun. (@jjpamungkas)







