IndonesiaBuzz: Jakarta, 6 Januari 2024 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan perkembangan terbaru terkait persiapan logistik Pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Menurut Anggota KPU Divisi Logistik, Yulianto Sudrajat, logistik untuk tahap pertama Pemilu telah berhasil diselesaikan 100 persen pada tanggal 4 Januari.
“Produksinya sudah memenuhi semuanya, yaitu sebesar 100 persen, kemudian pengiriman juga sudah terpenuhi 100 persen, dan kemudian penerimaan di gudang KPU Kabupaten Kota juga sudah 100 persen terpenuhi,” ungkap Yulianto di kantor KPU.
Logistik tahap pertama melibatkan pemenuhan kebutuhan Pemilu berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Tempat Pemungutan Suara (TPS), termasuk logistik seperti kotak suara, tinta, dan segel. Yulianto menegaskan bahwa semua item logistik tahap pertama sudah terpenuhi dan terkirim di seluruh gudang KPU Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.
Sementara itu, untuk logistik tahap kedua, Yulianto menyatakan bahwa per 4 Januari 2024, pengiriman telah mencapai 55 persen, dengan 30 persen di antaranya sudah sampai di gudang-gudang KPU Kabupaten Kota. Produksi logistik tahap kedua juga sudah mencapai 85 persen.
Logistik tahap kedua mencakup formulir Daftar Calon Tetap (DCT) yang melibatkan DCT DPR, DCT DPD, DCT DPRD Provinsi, DCT DPRD Kabupaten Kota, serta daftar calon presiden dan wakil presiden beserta logistiknya. Item logistik tahap kedua termasuk formulir Plano untuk presiden dan wakil presiden, plano untuk DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten kota, serta A4 untuk Penghitungan Perolehan Suara (PPWP), DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten kota.
“Proses produksi, pengiriman, dan penerimaan logistik Pemilu tahun 2024 dijadwalkan paling lambat tanggal 15 Januari 2023, sehingga sudah sampai di seluruh kabupaten kota,” tambah Yulianto.
Dengan demikian, KPU terus berupaya memastikan bahwa logistik Pemilu akan tersedia secara optimal untuk mendukung pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari mendatang. @indonesiabuzz





