IndonesiaBuzz: Solo, 5 Mei 2025 – Jajaran Komisi IV DPRD Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Petoran, Kecamatan Jebres, Senin (5/5/2025), menyusul ambrolnya plafon salah satu ruangan di sekolah tersebut. Dalam sidak tersebut, anggota dewan mendesak Pemerintah Kota Solo segera mengusulkan anggaran perbaikan melalui APBD Perubahan 2025.
Anggota Komisi IV DPRD Solo, Sagita Puspita Wiranata, menyampaikan bahwa plafon yang ambrol berada di ruang kegiatan ekstrakurikuler Agama Kristen. Kondisi kerusakan hampir menyeluruh dan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM).
“Hampir seluruh plafon ambrol dan dikhawatirkan akan berdampak pada KBM,” ujar Sagita di sela sidak.
Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan, Komisi IV akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surakarta agar perbaikan segera diusulkan dalam APBD Perubahan 2025.
“Kami akan mendukung perencanaan anggaran untuk perbaikan sarana prasarana pendidikan. Koordinasi dengan dinas terkait penting agar bisa segera dianggarkan,” jelasnya.
Selain plafon ruang ekstrakurikuler, Komisi IV juga menyoroti kondisi aula sekolah yang dinilai sudah sangat tua dan tidak layak. Atap bangunan, kursi, meja, hingga pintu masih menggunakan material lama dan memerlukan pembaruan.
“Ruangan aula juga atapnya memprihatinkan. Meja, kursi, dan pintunya pun masih orisinil dari triplek. Ini harus segera diinventarisasi dan diperbaiki agar siswa dan guru bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegas anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) V Solo tersebut.
Diketahui, ambrolnya plafon di SDN Petoran terjadi menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2025. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sidak yang dilakukan Komisi IV bertujuan untuk memastikan langsung kondisi bangunan dan menindaklanjuti laporan kerusakan demi kelangsungan proses pendidikan yang aman dan layak di SDN Petoran







