IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 1 Mei 2026 – Program pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat kembali digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui agenda Bupati Medhayoh yang kali ini berlangsung di Desa Sudah, Kecamatan Malo, Kamis (30/4/26).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Setyo Wahono bersama istri Cantika Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran kepala OPD, Forkopimcam, serta Pemerintah Desa Sudah.
Sejak rombongan tiba di lokasi, suasana hangat langsung terasa. Lantunan hadrah menyambut kedatangan para pejabat daerah, berpadu dengan rintik hujan yang turun di lokasi kegiatan. Namun demikian, antusiasme warga tetap tinggi, terlihat dari banyaknya masyarakat yang bertahan mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Dalam pelaksanaan Bupati Medhayoh kali ini, Pemkab Bojonegoro menghadirkan berbagai layanan publik yang dapat diakses langsung oleh masyarakat. Di antaranya Samsat keliling, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, layanan kesehatan, donor darah, gerakan pangan murah, layanan perizinan berusaha, hingga pelayanan BPJS Kesehatan.
Beragam layanan tersebut dimanfaatkan warga secara langsung, menciptakan interaksi aktif antara pemerintah dan masyarakat di tingkat desa.
Dalam dialog yang berlangsung santai namun substantif, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa kegiatan Medhayoh bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Saya ingin ada masyarakat yang bertanya atau menyampaikan keluhannya. Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama. Apa yang menjadi unek-unek monggo disampaikan,” ujarnya.
Pola komunikasi ini, menurutnya, menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini memprioritaskan dua sektor utama, yakni pertanian dan kesehatan.
Di sektor pertanian, terdapat empat isu utama yang menjadi perhatian, yaitu ketersediaan pupuk, pengelolaan air, stabilitas harga pascapanen, serta pengendalian hama.
Sedangkan di sektor kesehatan, Pemkab Bojonegoro terus meningkatkan layanan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yang kini telah memiliki layanan unggulan seperti kemoterapi, layanan jantung, Digital Subtraction Angiography (DSA), hingga stem cell.
“Dengan peningkatan tersebut, masyarakat Bojonegoro diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.
Kepala Desa Sudah, Agus Mukhlison, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayahnya. Ia menyebut Bupati Medhayoh menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Malo untuk berdialog langsung dengan pemerintah daerah.
“Semoga acara ini berjalan lancar dan tetap bisa menjadi ruang diskusi yang gayeng. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati semoga membawa berkah bagi Kecamatan Malo, khususnya Desa Sudah,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana kebersamaan antara warga dan jajaran pemerintah daerah. Di tengah cuaca mendung, masyarakat dan tamu undangan duduk bersama menikmati nasi buwuhan sebagai simbol keakraban dan kedekatan sosial.
Meski diguyur hujan, antusiasme warga tidak surut. Justru suasana tersebut memperkuat pesan utama kegiatan: kedekatan antara pemimpin dan masyarakat dalam semangat gotong royong membangun Bojonegoro yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan warga. (M.Thohir /Koresponden Bojonegoro)







