Monday, April 27, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Kisah Masa Kecil Pakoe Boewono XIV: Dari Sang Penakluk Gunung hingga Mahasiswa Cumlaude

by Dimas
November 11, 2025
Reading Time: 3 mins read
Kisah Masa Kecil Pakoe Boewono XIV: Dari Sang Penakluk Gunung hingga Mahasiswa Cumlaude

Sahandap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Pakoe Boewono XIV. Jumat (7/11/2025). (Foto: Tabooo.id/dimas)

IndonesiaBuzz: Surakarta, 11 November 2025 – Sosok muda penerus tahta Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.A.A. Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram, atau yang kini bergelar S.I.S.K.S. Pakoe Boewono XIV, ternyata tumbuh dalam didikan penuh nilai luhur, disiplin, dan cinta alam sejak kecil. Lahir di Surakarta pada 26 September 2002, ia dikenal bukan hanya karena darah biru yang mengalir di tubuhnya, tetapi juga karena karakter tangguh yang terbentuk dari pengalaman dan pendidikan yang panjang.

Kala ia lahir, sang ayah, (Alm) S.I.S.K.S. Pakoe Boewono XIII, masih bergelar K.G.P.H. Hangabehi. Saat itu, nama sang putra mahkota muda adalah B.R.M. (Bandoro Raden Mas) Suryo Aryo Mustiko. Seiring perjalanan waktu dan perubahan gelar ayahandanya yang naik tahta pada tahun 2004, gelarnya pun ikut berubah menjadi G.R.M. (Gusti Raden Mas), lalu G.P.H. (Gusti Pangeran Harya) Puruboyo, hingga akhirnya dikenal dengan nama K.G.P.H. Puruboyo sebelum diangkat sebagai Pangeran Pati.

Setelah resmi menjadi putra mahkota, ia bergelar K.G.P.A.A. (Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Anom) Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram gelar panjang yang bukan sekadar simbol, melainkan cerminan tanggung jawab besar sebagai penerus dinasti Mataram.

Dibesarkan dengan Didikan Tegas dan Cinta Alam

BeritaTerkait

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan

Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan

Sejak usia dua tahun, calon raja muda ini telah diajak mendaki Gunung Lawu oleh ayahandanya. Tak berhenti di situ, ia juga kerap diajak napak tilas ke Pringgodani, menyusuri Pantai Parangkusumo, Paranggupito, dan Ngobaran. Bagi banyak orang, mendaki gunung di usia balita mungkin terdengar ekstrem, tapi bagi Hamangkunegoro kecil, itu adalah bagian dari pendidikan spiritual dan kedekatan dengan alam.

“Beliau sangat dekat dengan ayahandanya. Setiap perjalanan bukan sekadar wisata, tapi juga ziarah dan penguatan karakter,” tutur seorang abdi dalem karaton yang mengenalnya sejak kecil.

Kedekatan dengan alam itu membentuk dirinya menjadi pribadi yang rendah hati namun kuat, cinta tradisi namun terbuka terhadap dunia modern. Tak heran bila hingga kini, ia dikenal sebagai sosok muda yang gemar menjelajah, baik pegunungan maupun laut.

Menari Sejak Kecil, Tumbuh Bersama Nilai Karaton

Selain mendaki gunung, Hamangkunegoro kecil juga piawai menari. Pada usia 8 tahun, ia sudah tampil di Sasana Sumewa, panggung kehormatan Karaton Surakarta, memerankan Gathotkaca dalam lakon “Gathotkaca Lahir”. Bakat seni yang diturunkan dari darah keraton itu membuatnya tumbuh dengan keseimbangan antara kedisiplinan, kelembutan rasa, dan jiwa estetis.

Namun, dunia tari dan budaya bukan satu-satunya medan yang ia kuasai. Pendidikan formalnya menunjukkan konsistensi dan kecemerlangan. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Muhammadiyah 1 Surakarta, lalu melanjutkan ke Semesta Bilingual Boarding School, Semarang, tempat ia belajar hidup mandiri dan terbuka dengan pergaulan global.

Langkah pendidikannya berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip), di mana ia meraih gelar Sarjana Hukum dengan predikat Cumlaude pada Juli 2024. Tak berhenti di situ, kini ia tengah melanjutkan pendidikan Magister di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Pribadi Tangguh, Cerdas, dan Welas Asih

Didikan keras namun penuh kasih dari sang ayah membentuk dirinya menjadi sosok muda yang berkarakter. “Beliau itu sosok yang tegas tapi welas asih. Tepa slira dan selalu menghargai orang lain,” ungkap salah satu kerabat karaton.

Kecintaannya pada alam dan pertemuannya dengan banyak orang dari beragam daerah menumbuhkan kepekaan sosial yang tinggi. Ia dikenal memiliki rasa tresna marang sapepadhaning urip kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup.

Nilai-nilai itu, menurut pengamat budaya Jawa, menjadi fondasi penting bagi seorang pemimpin masa depan. “Hamangkunegoro muda tumbuh dengan semangat hamong hamot hamemangkat artinya, ia memiliki kemampuan untuk menyaring hal-hal baru tanpa kehilangan akar budaya,” ujar seorang budayawan Surakarta.

Dengan kombinasi antara pendidikan modern, kepekaan budaya, dan spiritualitas Jawa, banyak yang berharap Pakoe Boewono XIV akan menjadi raja muda yang tidak hanya melanjutkan tahta, tetapi juga membawa Karaton Surakarta tetap relevan di era yang serba digital ini menjaga tradisi, tapi tak takut pada perubahan. @dimas

Tags: Bangga SurakartaGenerasi KaratonJejak LeluhurJiwa LuhurKGPAA HamangkunegoroKraton SurakartalPakoe Boewono XIIIPakoe Boewono XIVPemimpin MudaPenerus Tahtaputra mahkotaRaja MudaWarisan Budaya
Share221SendScan

Trending

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan
Hukum & Kriminal

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan

14 hours ago
Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan
News

Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan

14 hours ago
Persinga Ngawi Menang Tipis atas Mataram Utama FC, Asah Mental Menuju Liga 4 Nasional
Sport

Persinga Ngawi Menang Tipis atas Mataram Utama FC, Asah Mental Menuju Liga 4 Nasional

15 hours ago
Penumpang KAI Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Awal 2026
Halo Jatim

Penumpang KAI Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Awal 2026

2 days ago
Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Kedungpane, Ibu Mertua dan Menantu Jadi Kurir
Hukum & Kriminal

Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Kedungpane, Ibu Mertua dan Menantu Jadi Kurir

2 days ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan

April 26, 2026
Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan

Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan

April 26, 2026

TERPOPULER

PTUN Surabaya Batalkan Rekomendasi Camat dalam Sengketa Pengisian Perangkat Desa Tirak

Satpol PP Ngawi Layangkan SP-1 ke Outlet 23 HWG, Diduga Langgar Izin Penjualan Miras

Diduga Terjerat Skema Pinjaman, Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset

3.142 Pil Koplo dan Sabu 8,2 Gram Dimusnahkan Kejari Ngawi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In