Indonesiabuzz.com : Grobogan, 20 Agustus 2024 – Hari ini, makam Ki Ageng Tarub yang berada di Desa Tarub, Kec. Tawangharjo, Kab. Grobogan, Jawa Tengah ramai dengan peziarah, Selasa (20/8/2024). Pasalnya, hari ini merupakan hari dimana Desa Tawangharjo mengadakan Haul Ki Ageng Tarub yang selalu dilaksanakan setiap tahun pada 15 Safar dalam kalender Islam, yang pada tahun 2024 ini jatuh pada tanggal 20 Agustus.
Sekilas tentang Ki Ageng Tarub, beliau merupakan putra dari Syekh Maulana Maghribi. Ki Ageng Tarub memperistri Dewi Nawang Wulan yang kemudian memiliki anak yang diberi nama Dewi Nawangsih yang kemudian diperistri oleh putra Brawijaya yang bernama Raden Mas Bondan Kejawan. Dari hasil pernikahan Dewi Nawangsih dengan Raden Mas Bondan Kejawan tersebut lahirlah 3 orang anak yaitu Ki Ageng Getas Pendowo, Ki Ageng Wonosobo, dan Nyai Ageng Herang.
Dari Ki Ageng Getas Pendowo, kemudian memiliki anak Ki Ageng Selo yang kemudian terus menurun dengan urutan, Ki Ageng Selo – Ki Ageng Henis – Ki Ageng Pemanahan – Sutowijoyo – Hanyokrowati – Hanyokrokusumo – Sultan Agung (merupakan pendiri Dinasti Mataram).
Dalam hal ini, Ki Ageng Tarub merupakan sosok yang menurunkan trah raja – raja Mataram yang bertahta hingga saat ini.

Juru Kunci Makam Ki Ageng Tarub KRAT. Priyo Hastono Adinagoro mengungkapkan, sudah sejak masa kepemimpinan PB XII, Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat telah turut serta dalam acara Haul Ki Ageng Tarub dan terus berlangsung hingga sekarang.
“Sudah sejak pemerintahan PB XII, Karaton Kasunanan Surakarta selalu turut serta menguri uri budaya di Desa Tawangharjo, dalam hal ini Haul Ki Ageng Tarub,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kanjeng Priyo (sapaan akrabnya) mengutarakan bahwa dirinya berharap Haul Ki Ageng Tarub dapat terus dilaksanakan dengan keterlibatan Karaton Surakarta demi kelestarian budaya, dan penguatan sisi religi bagi masyarakat desa Tawangharjo khususnya dan masyarakat Grobogan pada umumnya.
“Saya berharap, semoga Haul Ki Ageng Tarub dapat terus dilaksanakan dan tahun demi tahun dapat berlangsung dengan lebih baik. Hal ini demi pelestarian budaya dan penguatan sisi religi bagi masyarakat desa Tawangharjo khususnya dan masyarakat Grobogan pada umumnya,” pungkas Juru Kunci Makam Ki Ageng Tarub pada Indonesiabuzz.com (Puthut-Red)







