IndonesiaBuzz: Tegal, 17 Januari 2026 – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Pejagan Pemalang KM 274+400 jalur A, wilayah Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jumat (16/1/26) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Budi Mustopo, meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Iptu Henry Ade Birawan, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dan korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.
“Dari laporan PJR diinformasikan ada kecelakaan di Jalur A Tol Pejagan-Pemalang KM 274. Seorang korban berinisial B dinyatakan meninggal dunia,” ujar Henry kepada wartawan, Jumat (16/1/26).
Menurut Henry, kecelakaan bermula ketika mobil MPV bernomor polisi B 2573 ZZH yang ditumpangi korban melaju dari arah barat ke timur. Kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan beriringan dengan sebuah mobil lain yang identitasnya belum diketahui.
Setibanya di KM 274, mobil yang berada di depan kendaraan korban tiba tiba menyalip sebuah truk bernomor polisi B 9675 SV yang dikemudikan Eko Sulistiyo (34), warga Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Kondisi tersebut membuat sopir mobil MPV tidak memiliki cukup waktu dan jarak untuk menghindari truk di depannya.
“Mobil korban melaju kencang beriringan dengan mobil lain. Saat mobil di depan menyalip truk, sopir kendaraan korban diduga tidak dapat mengendalikan kendaraan karena jarak yang terlalu dekat,” jelas Henry.
Akibatnya, mobil MPV tersebut menabrak bagian belakang truk hingga mengalami kerusakan parah. Dalam peristiwa itu, Budi Mustopo yang berada di dalam kendaraan dinyatakan meninggal dunia. Sementara sopir mobil, Purwanto (46), mengalami luka luka dan mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian menyatakan saat ini masih menangani dan mendalami kasus kecelakaan tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kejadian ini masih dalam penanganan kepolisian,” pungkas Henry. (red.)







