IndonesiaBuzz: Start Up – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengungkapkan bahwa kegiatan Entrepreneur Financial Fiesta (EFF) yang telah berlangsung sejak 2020, berhasil menjangkau 3.860 wirausaha, dengan 646 di antaranya memperoleh pendanaan sekitar Rp201,9 miliar.
“EFF juga telah bekerja sama dengan IDX Incubator melalui Program Road to IPO 2024, memberikan peluang kepada startup untuk melantai di bursa saham. Ini adalah langkah besar untuk memastikan keberlanjutan ekosistem startup kita,” ujar Maman dalam pernyataannya di Jakarta, dilansir dari Antara (15/12/2024).
Maman menekankan bahwa forum ini memainkan peran penting dalam mempertemukan investor dengan perusahaan rintisan (startup) yang potensial, membuka ruang kolaborasi, dan menciptakan solusi terkait pendanaan.
Selain itu, Menteri UMKM juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh startup Indonesia, terutama dalam akses pembiayaan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2022, sekitar 55,43 persen dari kebutuhan pembiayaan kewirausahaan di Indonesia, yang setara dengan Rp1.519 triliun, belum dapat dipenuhi oleh lembaga perbankan.
“Meskipun demikian, startup Indonesia kini menempati posisi ke-6 sebagai negara dengan jumlah startup terbesar di dunia,” tambah Maman. Data menunjukkan bahwa jumlah startup di Indonesia meningkat dari 2.324 pada tahun 2022 menjadi 2.558 pada tahun 2023, atau tumbuh sebesar 9,15 persen. Angka ini mencerminkan potensi besar Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam ekosistem digital global.
Maman juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan strategis pemerintah, khususnya Kementerian UMKM, yang telah mengambil langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan startup. Kebijakan yang mendukung tersebut meliputi skema pendanaan tahap awal, insentif pajak, serta pembangunan infrastruktur seperti pusat inovasi dan co-working space. Semua inisiatif ini bertujuan untuk membantu startup melewati fase kritis pengembangan produk dan pasar.
Dengan langkah-langkah ini, Maman berharap Indonesia dapat terus mengembangkan dan memperkuat ekosistem startupnya, menjadikannya lebih kompetitif di tingkat global.







