IndonesiaBuzz: Wonogiri, 8 September 2025 – Delapan anak yang sebelumnya diamankan karena mengganggu ketertiban umum di Kabupaten Wonogiri resmi menyelesaikan program Pelatihan Pembinaan dan Aksi Sosial pasca Restorative Justice. Prosesi pelepasan digelar di Rumah Perlindungan Sosial–Laboratorium Dinsos Wonogiri, Senin (8/9/25).
Program ini merupakan hasil sinergi Polri bersama Forkopimda Wonogiri yang tidak hanya menekankan efek jera, tetapi juga pembentukan karakter positif agar anak-anak dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa peran kepolisian bukan hanya menindak, tetapi juga membina. “Ini kesempatan pertama dan terakhir, gunakan energi untuk hal-hal positif, bukan sebaliknya,” tegasnya.
Sekda Wonogiri FX Pranata yang hadir mewakili Bupati menyebut kegiatan ini sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam membimbing generasi muda. “Anak-anak ini adalah penerus bangsa. Kita semua berkewajiban mengarahkan mereka menuju masa depan, terlebih menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Plt. Kajari Wonogiri Tjut Zelvira Nofani menambahkan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar anak-anak tidak mendapat stigma negatif. “Pembinaan pasca restorative justice penting untuk memberi efek jera sekaligus mencegah pengulangan kasus,” jelasnya.
Selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 September, para peserta menjalani karantina dengan pola pembinaan humanis, persuasif, dan religius. Aktivitas harian mereka diisi dengan ibadah, olahraga, belajar, hingga aksi sosial. Kepala Dinsos Wonogiri Anton Tiyas Harjanto menegaskan program ini bertujuan membangun rasa tanggung jawab sosial dan kepercayaan diri anak.
Salah satu peserta, AAS, mengaku menyesal dan berjanji berubah. “Kami menyesal atas perbuatan kami. Kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan siap menjadi duta anti anarki,” ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian apresiasi dari orang tua peserta yang berkomitmen lebih tegas membimbing anak-anaknya. Prosesi berlangsung khidmat dengan harapan menjadi titik balik bagi para peserta untuk menata masa depan yang lebih baik. (Yudi S/Koresponden Wonogiri)






