IndonesiaBuzz: Wonogiri 30 Desember 2023 – Kasus pembunuhan yang menggemparkan di Kecamatan Girimarto, Wonogiri, semakin terungkap dengan ditemukannya dua korban baru terkait pembunuhan yang dilakukan Sarmo (35). Menurut Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi dalam konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Sabtu (30/12/2023), motif di balik pembunuhan kedua korban baru ini ternyata terkait utang piutang dan jual beli tanah.
Kedua korban yang baru terungkap adalah Katiyani (26) dari Desa Sanan, Kecamatan Girimarto, dan Sudimo (58) warga Kecamatan Girimarto.
Menurut Kasat Reskrim Polres Wonogiri Yahya Dhadiri, hubungan antara Sarmo dan Katiyani adalah hubungan pertemanan yang baru saja terbentuk. Katiyani, yang sudah memiliki keluarga sendiri, baru mengenal Sarmo selama 8 hari melalui media sosial, Facebook.
“Sarmo mengetahui bahwa Katiyani menjual sepeda motor. Ia berniat meminjam uang sebesar Rp 11.500.000 darinya. Namun, ketika Katiyani enggan memberikan uang tersebut, Sarmo mengambil tindakan tragis dengan membunuhnya,” jelas Yahya.
Sementara itu, korban Sudimo adalah pemilik lahan yang disewa oleh Sarmo untuk kegiatan penggergajian kayu di Dusun Ciman, Desa Semagar, Kecamatan Girimarto.
“Sudimo dijanjikan oleh Sarmo terkait jual beli tanah. Namun, setelah kematian Sudimo, muncul surat pernyataan yang menunjukkan bahwa tanah tersebut sudah menjadi milik Sarmo. Surat itu ternyata palsu, termasuk tanda tangan kepala desa yang dipalsukan,” ungkap Yahya.
Polisi menyatakan bahwa hampir semua masalah yang melibatkan Sarmo dengan para korban terkait dengan utang piutang. Namun, menariknya, antara korban-korban tersebut tidak saling mengenal satu sama lain. Mereka hanya memiliki keterkaitan dengan Sarmo.
“Kelakuan pelaku selalu emosional saat ditagih utang. Penemuan ini terjadi setelah adanya laporan kehilangan orang,” tambah Yahya.







