IndonesiaBuzz: Ngawi, 2 Oktober 2026 – Kecelakaan maut melibatkan dua truk terjadi di atas jembatan Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026) dini hari. Kedua kendaraan terlibat tabrakan hingga sama-sama terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.40 WIB. Dua kendaraan yang terlibat yakni truk wing box pengangkut minuman dan truk bermuatan mesin cuci baru.
Benturan keras menyebabkan sopir truk wing box, Rahardian Hendra Rosena (34), warga Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, terjepit di dalam kabin.
Rahardian terjebak di dasar sungai bersama kendaraannya. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis karena petugas dan warga harus berupaya mengeluarkan korban dari kabin yang ringsek.
Proses tersebut memakan waktu lebih dari dua jam. Setelah berhasil dikeluarkan, Rahardian diketahui mengalami patah kaki kanan.
Korban kemudian dievakuasi dari dasar sungai menuju atas jembatan menggunakan tangga. Selanjutnya, Rahardian dibawa ke Puskesmas Karangjati untuk mendapatkan penanganan medis.
Sopir Truk Mesin Cuci Luka Ringan
Sementara itu, sopir truk bermuatan mesin cuci, Agus Wahyu Prasetyo (31), warga Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, mengalami luka ringan.
Seorang rekannya yang berada di dalam truk tersebut juga dilaporkan mengalami luka ringan.
Salah seorang warga, Kartiyono, mengatakan evakuasi terhadap sopir truk wing box menjadi bagian paling sulit dalam penanganan kecelakaan tersebut. Posisi korban yang masih terjepit di dalam kabin membuat proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama.
“Barusan dilakukan evakuasi sopir yang terjepit di dalamnya. Korban mengalami patah kaki. Butuh waktu dua jam lebih untuk bisa mengeluarkan korban, kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Karangjati,” ujar Kartiyono.
Truk Diduga Oleng Sebelum Tabrakan
Berdasarkan keterangan Chairul Fatah, rekan sopir truk bermuatan mesin cuci, kecelakaan bermula ketika truk yang mereka kendarai melaju dari arah Solo menuju Jember.
Saat melintas di atas jembatan, mereka melihat truk wing box datang dari arah berlawanan.
Menurut Chairul, truk wing box tersebut diduga bergerak oleng ke kanan hingga masuk ke jalur truk yang mereka kendarai.
“Teman saya sudah menyalakan hazard, kami juga menjaga jarak. Tahu-tahu truk wing box oleng ke kanan dan menabrak teman saya hingga keduanya terjun ke sungai,” kata Chairul.
Dugaan sementara, truk wing box yang dikemudikan Rahardian melaju oleng ke kanan sebelum bertabrakan dengan truk bermuatan mesin cuci.
Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan petugas. Polisi masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kronologi serta faktor yang menyebabkan kedua kendaraan keluar dari jalurnya hingga terjun ke sungai.
Muatan Tumpah, Petugas Lakukan Pengamanan
Tak hanya kendaraan, muatan dari kedua truk juga ikut tumpah di dasar sungai setelah kecelakaan.
Sejumlah petugas kemudian dikerahkan untuk mengamankan barang-barang yang tercecer. Pengamanan dilakukan guna mencegah muatan tersebut diambil oleh warga yang berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, proses evakuasi bangkai kedua truk masih menunggu kedatangan alat berat berupa crane.
Kedua kendaraan yang masih berada di dasar sungai akan diangkat menggunakan crane setelah peralatan tiba di lokasi.
Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan di tempat kejadian perkara untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan yang membuat dua truk terjun ke sungai tersebut. (Esaputra /Koresponden Ngawi).







