IndonesiaBuzz: Budaya – Menjelang bulan suci Ramadhan, Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat masih tetap menjalankan tradisi ziarah kubur ke makam para leluhurnya, yang dikenal sebagai Nyadran (Sadranan).
Kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Raja Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, SISKS Pakoe Boewono XIII yang rutin dilaksanakan pada bulan Ruwah dalam penanggalan Jawa.
Agenda sadranan kali ini, dilaksanakan di pesarean Kyai Ageng Pengging Sepuh atau yang dikenal dengan Prabu Handayaningrat, yang berada di Dusun Malangan, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (23/2/2024).
Tradisi Nyadran (Sadranan) ini, merupakan upaya Kraton Surakarta dalam melestarikan budaya adat Jawa, yang diikuti sejumlah kerabat dan Abdi Dalem Kraton Surakarta.

Dalam pelaksanaannya, tampak hadir Mbakyu Dalem atau kakak perempuan PB XIII yakni GKR. Alit, sejumlah Rayi Dalem atau adik PB XIII, di antaranya GRAy. Koes Rahmaniyah, GRAy. Koes Sapardiyah, GRAy. Koes Soewiyah, dan GRAy. Koes Raspiyah.
Prosesi jalannya ziarah ditandai dengan memanjatkan doa dan tabur bunga di area makam, dengan diikuti rombongan kerabat dan Abdi Dalem Kraton Surakarta.
Seusai ziarah, KP. Wandiro Joyonagoro menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kraton Surakarta dalam melestarikan tradisi dengan berziarah ke makam-makam leluhur trah Mataram Islam.
“Ini adalah kegiatan rutin Kraton Surakarta Hadiningrat dalam bulan Ruwah pada penggalan Jawa, di mana Kraton Surakarta pada bulan tersebut memiliki berbagai kegiatan yang sifatnya melestarikan tradisi leluhurnya yaitu berziarah ke makam leluhur atau dalam tradisi Jawa disebut Sadranan,” jelasnya.
Lebih lanjut, KP. Wandiro Joyonagoron juga menambahkan bahwa kegiatan Nyadran dimulai dari makam Kyai Ageng Henis dan pada hari yang berbeda dilanjutkan ke pasarean Kyai Ageng Pengging Sepuh.
“Sadranan dimulai dari makam Kyai Ageng Henis, kemudian hari ini di makam Kyai Pengging Sepuh atau Kyai Ageng Pengging Handayaningrat, dan nanti akan dilanjutkan ke berbagai pesarean (makam) leluhur raja-raja Kraton Surakarta Hadiningrat,” tambahnya.
Untuk diketahui, Kraton Surakarta Hadiningrat akan melaksanakan Sadranan Ageng di Pajimatan Kota Gede, dan dilanjutkan di Pajimatan Imogiri, Jogjakarta pada Minggu (25/2/2024), lalu ke Pasarean Agung Tegal Arum yaitu Susuhunan Amangkurat Tegal Arum di Slawi, Tegal pada tanggal 26 Februari 2024, kemudian 27 Februari akan melakukan Sadranan di makam Kyai Ageng Tarub, Kyai Ageng Getas Pandawa, dan Kyai Ageng Selo. Dan Sadranan berakhir pada 29 Februari di makam Ki Gedhe Solo. @indonesiabuzz







