IndonesiaBuzz: Ngawi, 28 Februari 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, aksi pencurian mulai menyasar lingkungan sekolah di Kabupaten Ngawi. SDN 2 Cangakan, Kecamatan Padas, menjadi salah satu korban setelah dibobol maling pada Kamis malam (26/2/26). Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian lebih dari Rp13 juta.
Peristiwa itu pertama kali diketahui petugas kebersihan sekolah pada Jumat pagi saat hendak membersihkan ruang guru. Saat membuka pintu, ia mendapati kondisi ruangan sudah berantakan dan segera melaporkan kepada kepala sekolah.
Kepala SDN 2 Cangakan, Dwi Mahendra Rini, mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Namun ia meminta agar ruangan tidak langsung dimasuki sebelum dilakukan pengecekan awal.
“Begitu dibuka, kondisi sudah acak-acakan. Setelah dicek, ternyata jendela kelas 5 terbuka dengan bekas congkelan,” ujarnya.
Pihak sekolah menduga pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela kelas 5, lalu masuk ke ruang kantor melalui akses atas pintu yang saling terhubung. Pintu utama kantor diketahui dalam kondisi terkunci dan teralis terpasang, sehingga pelaku diduga memilih jalur lain.
Setelah dilakukan inventarisasi, diketahui satu unit laptop dan satu unit chromebook hilang. Perangkat tersebut biasa digunakan untuk kegiatan administrasi dan pembelajaran.
Laporan segera disampaikan ke aparat kepolisian. Personel dari Polsek Padas bersama Satreskrim Polres Ngawi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan.
Kapolsek Padas AKP Sugeng Wahyudi membenarkan adanya laporan tersebut.
“Begitu menerima laporan, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan,” katanya, Sabtu (27/2/26).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela dan diduga beraksi lebih dari satu orang. Kerugian ditaksir mencapai Rp13 juta lebih.
“Diduga pelaku tidak sendirian. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan dan kami berharap segera bisa mengungkap pelakunya,” ujar AKP Sugeng.
Kepolisian mengimbau seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Ngawi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang libur panjang. Pihak sekolah diminta tidak meninggalkan barang berharga di ruang terbuka serta memastikan sistem pengamanan berfungsi optimal guna mencegah tindak kriminal serupa terulang kembali. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







