Wednesday, August 5, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Sastra

Jejak yang Tertinggal di Batu

by Jeje
June 23, 2025
Reading Time: 2 mins read
Jejak yang Tertinggal di Batu

Cover Asli ( foto dok. IB )

“Tidak semua cinta berakhir dengan memiliki. Tapi sebagian cinta, justru melahirkan pemahaman yang abadi.”

Surakarta, 23 Juni 2025

Langit Jogja sore itu redup. Seperti perasaan Arya, mahasiswa tingkat akhir jurusan Sejarah Budaya, yang sedang duduk di tangga candi kecil peninggalan abad ke-9 di lereng selatan Gunung Merapi. Buku catatannya terbuka, tapi tak satu pun kata tertulis.

Sore itu bukan tentang penelitian. Tapi tentang Lintang.

Gadis itu datang sebulan lalu, sebagai peserta magang dari kampus di Bandung. Wajahnya biasa saja, tapi matanya… seperti menyimpan musim hujan di bulan kemarau.

Mereka dipasangkan untuk proyek akhir semester: mendokumentasikan kisah lisan dari warga desa sekitar Candi Kedulan. Tugas sederhana. Tapi entah bagaimana, di sela-sela rekaman dan wawancara, hati Arya jadi sibuk mencatat hal lain senyum Lintang, tawa ringannya, cara ia menghargai setiap cerita orang tua, seolah sejarah bukan kumpulan peristiwa mati, tapi napas yang hidup.

BeritaTerkait

Di Antara Waktu yang Menyimpan

Yang Tak Selesai

Di hari ketiga belas, mereka duduk bersama di depan rumah Pak Suparman, juru pelihara candi.

“Kamu tahu, candi itu nggak pernah dibangun sendirian,” kata Lintang. “Selalu ada komunitas di baliknya. Tukang batu, tukang ukir, bahkan ibu-ibu yang masak untuk para pekerja. Tapi mereka semua tidak tercatat namanya. Hilang.”

Arya menatapnya.

“Kamu kasihan?” tanyanya.

“Bukan kasihan,” jawab Lintang. “Aku cuma merasa… ada cinta yang tulus di situ. Mereka membangun sesuatu yang mereka tahu takkan dikenal siapa yang mengukirnya. Tapi tetap melakukannya. Karena mereka percaya, sesuatu yang baik akan abadi… meski tak diingat.”

Dan Arya tahu, sejak saat itu, ia jatuh cinta.

Di hari kedua puluh satu, Lintang pamit. Ia harus kembali ke Bandung. Magangnya selesai. Proyek pun rampung.

Di bandara, Arya memberinya selembar kertas. Bukan surat cinta. Bukan puisi. Hanya satu kalimat:

“Sejarah bukan tentang siapa yang dikenang. Tapi tentang siapa yang tetap menjaga, bahkan saat tak lagi bersama.”

Lintang membacanya, tersenyum, lalu berkata, “Jangan berhenti mencintai hal-hal yang tak bisa kamu miliki. Karena di sanalah kita belajar tentang ketulusan.”

Lalu ia pergi. Tanpa pelukan. Tanpa janji. Tapi dengan pemahaman yang sunyi.

Tiga tahun kemudian, Arya jadi dosen muda. Ia masih sering ke Candi Kedulan. Tapi bukan untuk menunggu Lintang kembali. Hanya untuk duduk diam, merasakan angin, dan mengingat bahwa cinta seperti batu tua di candi mungkin tidak berubah apa-apa, tapi juga tidak pernah benar-benar hilang.

Tags: CerpenSastrasebuah cerpen singkat
Share280SendScan

Trending

Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Sita Dokumen Terkait Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU
News

Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Sita Dokumen Terkait Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU

3 hours ago
Polres Madiun Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari, Wujudkan Penegakan Hukum yang Transparan
News

Polres Madiun Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari, Wujudkan Penegakan Hukum yang Transparan

3 hours ago
Hakim Kabulkan Permohonan Nadiem, Lima Saksi Kunci Akan Diperiksa Ulang di Tingkat Banding
News

Hakim Kabulkan Permohonan Nadiem, Lima Saksi Kunci Akan Diperiksa Ulang di Tingkat Banding

8 hours ago
Hadapi Puncak Kemarau, Polres Wonogiri Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
News

Hadapi Puncak Kemarau, Polres Wonogiri Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

8 hours ago
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Ngawi, Warga Kiyonten Andalkan Rembesan Air Sungai
News

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Ngawi, Warga Kiyonten Andalkan Rembesan Air Sungai

9 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Sita Dokumen Terkait Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU

Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Sita Dokumen Terkait Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU

August 5, 2026
Polres Madiun Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari, Wujudkan Penegakan Hukum yang Transparan

Polres Madiun Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari, Wujudkan Penegakan Hukum yang Transparan

August 5, 2026

TERPOPULER

PDI Perjuangan Ngawi Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Ngawi Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

Bupati Ngawi Lantik 228 PNS Baru, Dorong Talenta Muda Perkuat Reformasi Birokrasi

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In