IndonesiaBuzz: Jakarta, 18 Februari 2024 – Rencana pemangkasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk mendanai program makan siang gratis pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan sorotan tajam di media sosial. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, awalnya menyampaikan rencana ini dalam wawancara dengan Bloomberg TV pada Kamis, 15 Februari 2024.
Eddy mengkritik alokasi subsidi BBM yang dinilai tidak tepat sasaran, khususnya anggaran sebesar Rp 350 triliun untuk subsidi solar dan LPG 3 kilogram yang lebih dimanfaatkan oleh masyarakat berpenghasilan menengah dan tinggi. Namun, belakangan, Eddy membantah rencana pemangkasan subsidi BBM tersebut, menyatakan bahwa pernyataannya telah dikutip secara tidak akurat.
Menurut Eddy, Prabowo-Gibran akan mengevaluasi pemberian subsidi energi agar lebih tepat sasaran, terutama untuk masyarakat miskin dan Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM). Penghematan dari evaluasi tersebut akan dialokasikan untuk program APBN lain yang lebih bermanfaat.
Kenaikan harga BBM dapat memiliki dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat. Beberapa area yang terdampak meliputi:
- Meningkatkan Kemiskinan: Penelitian dari Econ Journals, International Journal of Energy Economic and Policy, menunjukkan bahwa peningkatan harga bensin dan solar dapat meningkatkan jumlah penduduk miskin, pengangguran, dan inflasi di Indonesia.
- Biaya Transportasi Naik: Tarif BBM mempengaruhi biaya transportasi harian, memberatkan anggaran masyarakat dan meningkatkan pengeluaran para pengemudi.
- Daya Beli Menurun: Kenaikan harga BBM dapat menghambat pengeluaran konsumen, mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan lain, dan memiliki dampak negatif terhadap ekonomi.
- Inflasi: Kenaikan harga BBM dapat meningkatkan tingkat inflasi, mereduksi daya beli rumah tangga.
- Pilihan Transportasi Umum: Kenaikan harga BBM dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum, bersepeda, dan berjalan kaki.
- Kendaraan Listrik: Meskipun kenaikan harga BBM dapat mendorong minat pada kendaraan listrik, harga yang mahal belum tentu dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
- Kenaikan Harga Produk dan Layanan: Biaya bahan bakar yang meningkat dapat menyebabkan kenaikan harga produk dan layanan, memengaruhi konsumen akhir.
- Penurunan Lapangan Pekerjaan: Kenaikan harga BBM dapat mempengaruhi kebijakan perekrutan dan menurunkan lapangan pekerjaan.
Isu kontroversial ini menjadi sorotan publik dan memunculkan kekhawatiran terkait dampaknya pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.@cinde





