IndonesiaBuzz: Sragen, 14 Juni 2025 – Ketua Umum Solidaritas Perempuan Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, Selvi Ananda, yang juga istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan meresmikan pembangunan 16 unit sumur dalam di wilayah utara Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Sragen, pada Selasa, 17 Juni 2025.
Pembangunan sumur dalam ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, terutama di wilayah-wilayah yang kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau. Sumur tersebut tersebar di 11 desa yang berada dalam 8 kecamatan, antara lain Plupuh, Sumberlawang, Sukodono, Miri, Masaran, Kalijambe, Jenar, dan Gesi.
Rencananya, peresmian akan dipusatkan di Desa Juwok, Kecamatan Sukodono—salah satu daerah yang paling rawan krisis air bersih di musim kemarau. Di desa ini, dua sumur dalam telah hampir rampung dibangun, masing-masing di Dukuh Kedungpring dan Dukuh Weru, yang akan melayani kebutuhan air bersih bagi 40–80 keluarga per titik.
Kepala Desa Juwok, Suyono, menyampaikan bahwa pembangunan sumur telah melalui proses uji coba dan kini tinggal menyelesaikan instalasi jaringan perpipaan. “Bantuan ini sangat penting bagi masyarakat kami. Selama musim kemarau, wilayah ini sering menjadi langganan bantuan air bersih dari berbagai pihak, karena Pamsimas yang ada tidak mampu mencukupi kebutuhan air,” ujarnya.
Sumur-sumur tersebut dirancang dengan kedalaman 70 meter, berdasarkan rekomendasi dari Kementerian ESDM agar terhindar dari air asin yang biasa ditemukan di kedalaman lebih dari 80 meter. Proses pencarian sumber air dilakukan menggunakan teknologi geolistrik milik Kementerian ESDM, dengan pelaksanaan pembangunan oleh pihak ketiga yang ditunjuk pemerintah pusat.
Tak hanya penyediaan air bersih, Seruni juga membawa sejumlah program pendukung lainnya. Di antaranya adalah bantuan sanitasi berupa 77 unit jamban sehat, penyediaan jaringan perpipaan, dua unit bantuan bedah dapur, satu alat pemurnian air bersih, serta penyediaan wastafel dan alat permainan edukatif.
Selain itu, sebanyak 100 paket makanan bernutrisi akan disalurkan kepada keluarga dengan risiko stunting selama enam bulan ke depan sebagai bagian dari komitmen Seruni dalam memperkuat ketahanan gizi keluarga.
Camat Sukodono, R. Rudi Hartanto, mengapresiasi program ini dan berharap dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih di wilayahnya. “Selain Juwok, Desa Karanganom juga termasuk dalam penerima bantuan sumur dalam. Ini langkah besar untuk menjamin ketersediaan air bersih yang layak bagi masyarakat,” ungkapnya.





