IndonesiaBuzz: Madiun, 22 Juli 2024 – Mantan Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri berziarah ke Makam Kiai Ageng Reksogati di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Senin (22/7/2024) sore.
Kiai Ageng Reksogati adalah seorang tokoh ulama yang diutus Kesultanan Demak sebagai penyebar agama Islam dan juga sebagai wakil sultan Demak di wilayah Purabaya, yang kemudian berganti nama menjadi Madiun sampai sekarang.
Pada kesempatan itu, Inda Raya didampingi oleh sang suami, R. Bagus Adhitama, dan sejumlah kerabat. Kedatangan Wakil Walikota Madiun periode 2019-2024 tersebut mendapat sambutan hangat dari perangkat Desa Sidomulyo, serta pengurus Paguyuban Pemerhati Makam Ki Ageng Reksogati.
“Ziarah ke makam Kiai Ageng Reksogati ini untuk mengenang dan menghormati beliau (Kiai Ageng Reksogati) sebagai leluhur, cikal bakal Kota dan Kabupaten Madiun,” tutur Inda Raya.
Disinggung mengenai apakah tujuan ziarah ini berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal digelar beberapa bulan mendatang. Inda Raya menegaskan, ziarah ke Makam Kiai Ageng Reksogati ini tidak ada tujuan politis.
“Ziarah ini untuk menghormati para leluhur, untuk nguri-uri tradisi,” tegas Inda Raya. “Tidak ada maksud-maksud politis,” imbuhnya.
Menariknya, selain bersama suami dan kerabat, Inda Raya tampak juga didampingi oleh salah seorang Sentono Dalem (Kerabat) Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Pangeran (KP) Hari Andri Winarso Wartonagoro. Selain itu, sejumlah Abdi Dalem Kraton Surakarta dari wilayah Kota dan Kabupaten Madiun pun tampak hadir mengikuti prosesi ziarah.
“Dikarenakan maksud dan tujuan dari Kanjeng Inda (Inda Raya) adalah untuk mengenang dan menghormati para leluhur dan pemimpin Madiun di masa lalu, tanpa ada tendensi politik apapun, tentu saja ini sangat patut diapresiasi dan didukung,” ujar Kanjeng Andri, sapaan akrab pria berkacamata itu. “Terlebih lagi, Kanjeng Inda adalah bagian dari keluarga besar Abdi Dalem Kraton Surakarta,” tambahnya.
Lebih lanjut, menurutnya, kegiatan ziarah yang dilakukan oleh Inda Raya ini, selain sebagai penghormatan pribadi seorang Inda Raya terhadap leluhur, melainkan juga karena panggilan hati dan komitmen seorang Abdi Dalem Kraton Surakarta untuk turut melestarikan tradisi, budaya, dan sejarah.
“Inda Raya memang seorang politikus, tapi apapun tentang beliau jangan selalu dikaitkan dengan politik. Beliau juga punya panggilan hati dan peran di luar politik,” pungkas Kanjeng Andri.
Sebagai informasi, Inda Raya telah menerima gelar kebangsawanan “Kanjeng Mas Ayu Tumenggung” dari Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada bulan November 2023 lalu. Penganugerahan gelar tersebut pun diserahkan langsung oleh Raja Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, SISKS. Pakoe Boewono (PB) XIII, dan didampingi Prameswari Dalem GKR. Pakoe Boewono. @indonesiabuzz







