IndonesiaBuzz: Ponorogo, 13 Januari 2025 – IAIN Ponorogo kembali menggelar IAIN Ponorogo Cup 2025, sebuah ajang kompetisi bergengsi yang bertujuan mendukung pengembangan potensi generasi muda.
Acara ini menjadi wadah strategis untuk mencetak individu unggul yang mampu bersaing di bidang akademik dan non-akademik.
Dengan tema “Membangun Generasi Unggul melalui Prestasi Akademik, Olahraga, dan Seni”, berbagai cabang lomba dihadirkan, seperti futsal, voli putra-putri, panjat dinding, serta kompetisi seni seperti Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), dan catur.
Kompetisi ini dirancang sebagai bagian dari upaya pembibitan atlet muda dan seniman berbakat, khususnya dari kalangan siswa SMA.
Menurut Ketua Panitia, Mohamad Elvin Mukafi, S.Kom., IAIN Ponorogo Cup 2025 bertujuan lebih dari sekadar kompetisi.
“Kami ingin menciptakan platform yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga mengasah kemampuan di bidang olahraga dan seni. Sasaran utama kami adalah pembibitan atlet dan seniman muda yang nantinya bisa berkembang lebih jauh di IAIN Ponorogo,” ujar Elvin, Senin (13/01/2025).
IAIN Ponorogo Cup 2025 tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam pembinaan potensi generasi muda.
Kompetisi ini memberikan peluang bagi peserta untuk bersiap mengikuti ajang nasional seperti Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA), Pekan Olahraga dan Seni Jawa-Madura (PORSI JAWARA), hingga Olimpiade Sains Nasional (OASE).
“Kami memberikan apresiasi berupa beasiswa dan dukungan penuh kepada peserta yang berprestasi untuk terus mengembangkan bakat mereka,” tambah Elvin.
Ajang ini dijadwalkan berlangsung mulai 20 Januari hingga 4 Februari 2025. Grand opening akan diadakan di Gedung Olahraga (GOR) Mahat Kampus I IAIN Ponorogo, sementara venue lainnya meliputi Gedung Graha Watoe Dhakon, Aula Gedung D FTIK, dan Wall Climbing Kampus I IAIN Ponorogo.
“Tahun ini, kami menargetkan peserta dari seluruh Jawa Timur. Undangan telah disampaikan kepada sekolah, guru BK, dan asosiasi olahraga. Kami berharap publikasi yang lebih intens dapat meningkatkan antusiasme peserta,” ungkap Elvin.
Panitia juga mengajak siswa SMA di Jawa Timur untuk berpartisipasi aktif.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mengakomodasi bakat dan potensi generasi muda. Dengan dukungan yang memadai, kami yakin mereka akan mampu mencetak prestasi membanggakan di berbagai tingkatan,” tutup Elvin.
Melalui ajang ini, IAIN Ponorogo tidak hanya memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan terdepan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang unggul di berbagai bidang pada tahun 2025.







