IndonesiaBuzz: Madiun, 18 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-457 pada Jumat (18/7/2025), bertempat di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno.
Tahun ini, peringatan diangkat dengan tema “Bersatu untuk Kabupaten Madiun Bersahaja” yang mengajak seluruh elemen masyarakat dari 15 kecamatan untuk menjaga kebersamaan demi mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan sejahtera.
Bupati Madiun dalam sambutannya menegaskan, hari jadi Kabupaten Madiun bukan hanya menjadi agenda seremoni tahunan, melainkan juga momentum untuk merenungi sejarah panjang perjalanan Kabupaten Madiun yang penuh dinamika hingga mampu meraih berbagai kemajuan.
“Hari jadi ini menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah, menumbuhkan rasa bangga, dan menyemangati seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Madiun yang bersahaja,” ujar Bupati.
Sebagai wujud nyata, Pemkab Madiun terus mendorong realisasi 10 program unggulan menuju Kabupaten Madiun Bersahaja, mulai dari pemerintahan cerdas, ketahanan lingkungan, petani dan peternak sejahtera, investasi padat karya, hingga pelestarian seni dan budaya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2024, seperti:
* Indeks Reformasi Birokrasi mencapai angka 85,71 (kategori sangat baik)
* Pertumbuhan ekonomi 4,68 persen
* Tingkat kemiskinan sebesar 10,63 persen dan kemiskinan ekstrem turun menjadi 0,21 persen (576 KK)* IPM mencapai 74,81 (kategori tinggi)
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun dan pribadi mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimda, seluruh pimpinan perangkat daerah, ormas, perguruan tinggi, media, serta seluruh masyarakat Kabupaten Madiun yang telah berupaya keras untuk kemajuan daerah.
Sehingga kinerja penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Madiun memperoleh banyak apresiasi dari pemerintah pusat maupun provinsi,” ungkapnya.
Meski demikian, Bupati juga mengingatkan masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama demi membawa Kabupaten Madiun semakin maju dan berdaya saing tanpa kehilangan jati diri sebagai daerah yang bersahaja.
Upacara berlangsung khidmat, diwarnai doa bersama, penampilan seni tradisional khas Madiun, dan pembacaan sejarah singkat Kabupaten Madiun. Hadir pula jajaran Forkopimda, OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pelajar.
Dengan semangat kebersamaan, Pemkab Madiun optimistis dapat terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik. (Arg)







