IndonesiaBuzz: Lumajang, 31 Januari 2024 – Gunung Semeru, salah satu gunung berapi aktif di Indonesia, mengalami erupsi, Rabu (31/1/2024), sore. Erupsi tersebut tercatat memiliki tinggi kolom letusan sekitar 700 meter di atas puncak, yang berada pada ketinggian sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut.
Ghufron Alwi, salah satu petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), menyampaikan informasi tersebut dalam keterangan resminya. Menurutnya, erupsi ini tercatat dalam seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi erupsi sekitar 124 detik.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Rabu, 31 Januari 2024, pukul 16.58 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 700 m,” kata Ghufron Alwi, salah satu petugas PVMBG dalam keterangannya.
Kolom abu yang dihasilkan oleh erupsi Gunung Semeru teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang membentang ke arah utara dan barat laut. Ghufron Alwi mengimbau agar masyarakat berada dalam kewaspadaan tinggi dan menghindari aktivitas di sektor tenggara, khususnya sepanjang Besuk Kobokan, dalam jarak sejauh 13 km dari puncak erupsi.
“Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak erupsi. Di luar jarak tersebut, masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan,” ujar Ghufron Alwi.
Dalam konteks keamanan, ditekankan agar tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar. Selain itu, warga diminta untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
Beberapa sungai yang diingatkan untuk diwaspadai meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga mungkin terjadi pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Pemerintah setempat dan tim PVMBG terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.







