IndonesiaBuzz: Padang, 19 Desember 2023 – Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, meminta warga Sumbar untuk tetap waspada, mengingat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir dan masih terus berlangsungnya erupsi Gunung Marapi. Koordinasi antarinstansi serta peningkatan kewaspadaan masyarakat menjadi fokus utama dalam menghadapi situasi ini.
“Saat ini selain erupsi Gunung Marapi yang masih terus terjadi, intensitas curah hujan juga sedang meningkat. Maka oleh sebab itu, kita mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tetapi jangan panik dan langsung mempercayai informasi yang tidak jelas asal-usulnya,” ujar Gubernur Mahyeldi pada Selasa (19/12).
Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Gunung Marapi masih berada di level II waspada, sebagaimana hasil analisis dan evaluasi Badan Geologi Sumbar. Dalam Surat Kepala Badan Geologi Nomor 796.Lap/GL.03/2023 tanggal 16 Desember 2023, disebutkan larangan beraktivitas di radius 3 kilometer dari kawah Marapi, dan masyarakat di sekitar kawasan diminta untuk menggunakan masker.
“Penting bagi masyarakat untuk tidak hanya waspada terhadap erupsi Marapi tapi juga berhati-hati dalam menanggapi informasi, terutama di media sosial yang berpotensi menyebarkan hoaks,” tambah Gubernur.
Gubernur Mahyeldi juga menyoroti dampak tingginya intensitas hujan di beberapa wilayah Sumbar, yang telah menyebabkan banjir di Kabupaten Lima Puluh Kota. Ia menyatakan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk mengatasi potensi kebencanaan.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemkab Lima Puluh Kota dan Agam terkait dampak banjir yang terjadi saat ini. Terkait penanggulangan kebencanaannya, itu masih bisa ditindaklanjuti oleh Pemkab setempat. Tetapi, koordinasi terus kami jalankan, jika sewaktu-waktu kota/kabupaten tetangga dan provinsi diperlukan, maka kita akan langsung ambil tindakan,” tegas Gubernur Mahyeldi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rudy Rinaldi, menambahkan bahwa sebagian puncak Marapi masih ditutupi kabut pascaerupsi 3 Desember 2023, dan tercatat ratusan gempa kecil susulan dalam dua pekan terakhir. Masyarakat di sekitar lembah Marapi diminta untuk tetap waspada dan tidak melakukan kegiatan di radius 3 km dari kawah Marapi.
Berbagai langkah preventif dan koordinasi antarinstansi terus diupayakan untuk mengantisipasi potensi dampak dari erupsi Gunung Marapi dan cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Barat. @indonesiabuzz





