Indonesiabuzz.com : Selasa, 5 Maret 2024 – Mantan Gubernur Jawa Tengah dan Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam dugaan suap dan gratifikasi di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah. Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas laporan dugaan gratifikasi yang diajukan oleh Indonesia Police Watch (IPW) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (5/3/2024).
Ganjar menegaskan, “Saya tidak pernah menerima pemberian/gratifikasi dari yang dia tuduhkan,” dalam pesan singkat yang dikirimkan, Selasa (5/3/2024).
Sementara itu, Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Chico Hakim, menilai bahwa laporan tersebut memiliki muatan politis yang kuat. Menurutnya, laporan tersebut tampaknya dipaksakan dan tidak sesuai dengan peran IPW.
Chico Hakim menyatakan, “Laporan ini terlihat sebagai serangan balik atas sikap Ganjar yang secara terbuka mendukung wacana hak angket terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu di DPR. Sangat kebetulan bahwa setelah Ganjar menyoroti masalah tersebut, laporan seperti ini muncul.”
Sementara itu, Ganjar menolak untuk berspekulasi tentang motif di balik laporan tersebut. Dia menyerukan agar pertanyaan tentang hal ini dialamatkan langsung kepada pihak pelapor.
“Coba tanya pelapor,” tegas Ganjar.
Ganjar Pranowo menegaskan bahwa dia siap untuk menghadapi proses hukum apapun yang dibutuhkan untuk membersihkan namanya dari tuduhan tersebut. (Puthut-Red)







