Thursday, June 11, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Ekonomi Bojonegoro Mulai Lepas dari Bayang-Bayang Migas, Sektor Pertanian dan Jasa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

by Yudi
June 10, 2026
Reading Time: 3 mins read
Ekonomi Bojonegoro Mulai Lepas dari Bayang-Bayang Migas, Sektor Pertanian dan Jasa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan I Tahun 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa meskipun sektor pertambangan masih menjadi kontributor terbesar perekonomian dengan porsi 42,03 persen, dominasi tersebut mulai berkurang. (foto: M.Thohir/Bojonegoro).

IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 10 Juni 2026 – Struktur ekonomi Kabupaten Bojonegoro mulai menunjukkan perubahan signifikan. Setelah bertahun-tahun bergantung pada sektor minyak dan gas bumi (migas), kini sejumlah sektor nonmigas tampil sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di tengah melambatnya kinerja industri pertambangan.

Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan I Tahun 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa meskipun sektor pertambangan masih menjadi kontributor terbesar perekonomian dengan porsi 42,03 persen, dominasi tersebut mulai berkurang. Sebanyak 16 sektor ekonomi lainnya kini secara kolektif menyumbang 57,97 persen terhadap total perekonomian daerah.

Perubahan komposisi tersebut menjadi sinyal bahwa ekonomi Bojonegoro mulai bergerak menuju struktur yang lebih beragam dan tidak lagi sepenuhnya bertumpu pada sumber daya ekstraktif.

Kepala BPS Kabupaten Bojonegoro, Syawaluddin Siregar, mengatakan nilai PDRB Bojonegoro atas dasar harga berlaku pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai Rp28,44 triliun. Nilai tersebut masih menempatkan Bojonegoro sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama di wilayah barat Jawa Timur.

BeritaTerkait

Polres Wonogiri Gelar Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Puluhan Warga Desa Sendang Terindikasi Bergejala

Persinga Ngawi Buka Asa Lolos 16 Besar, Hajar Persiker Keerom 3-0 di Stadion Ketonggo

Sebagai perbandingan, nilai PDRB Bojonegoro masih berada di atas sejumlah daerah sekitar seperti Kabupaten Lamongan yang mencatat Rp14,99 triliun, Kabupaten Nganjuk Rp10,57 triliun, Kabupaten Ngawi Rp7,43 triliun, bahkan melampaui Kabupaten Tuban yang mencapai Rp25,43 triliun.

“Besarnya nilai PDRB tersebut semakin mengukuhkan Bojonegoro sebagai salah satu penyangga kekuatan ekonomi Jawa Timur, meskipun tantangan transisi dari sektor migas terus menjadi perhatian pemerintah daerah,” kata Syawaluddin, Rabu (10/6/26).

Di tengah belum optimalnya lifting migas yang menyebabkan sektor pertambangan mengalami perlambatan, perekonomian Bojonegoro tetap mampu mencatatkan pertumbuhan positif.

Secara tahunan (year-on-year), ekonomi Bojonegoro pada Triwulan I Tahun 2026 tumbuh sebesar 0,02 persen. Namun jika sektor pertambangan dikeluarkan dari perhitungan, pertumbuhan ekonomi Bojonegoro melonjak hingga 7,34 persen.

Angka tersebut menunjukkan adanya transformasi ekonomi yang cukup kuat dibandingkan kondisi tahun 2023 ketika Bojonegoro sempat mengalami kontraksi ekonomi hingga minus 3,49 persen akibat pelemahan sektor migas.

Menurut Syawaluddin, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi sektor-sektor produktif yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pertanian tumbuh 11,38 persen. Ketika pertanian tumbuh tinggi, itulah yang menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif dan tidak kembali minus,” ujarnya.

Sektor pertanian menjadi bintang pertumbuhan ekonomi Bojonegoro pada awal 2026. Berdasarkan data BPS, sektor ini tumbuh sebesar 11,38 persen, didorong oleh peningkatan produksi tanaman pangan, khususnya padi dan jagung.

Kinerja sektor pertanian menjadi semakin strategis karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus mendistribusikan manfaat ekonomi secara lebih merata dibanding sektor pertambangan yang bersifat padat modal.

Selain pertanian, sejumlah sektor jasa juga menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Lapangan usaha jasa lainnya mencatat pertumbuhan 14,77 persen, sementara kelompok sektor lain-lain mencapai 14,93 persen.

Sektor akomodasi dan makan minum juga tumbuh tinggi sebesar 11,37 persen seiring meningkatnya aktivitas wisata, hiburan, serta mobilitas masyarakat pascapandemi dan berkembangnya destinasi ekonomi lokal.

Pertumbuhan positif juga tercatat pada sektor perdagangan sebesar 6,46 persen, informasi dan komunikasi 7,73 persen, transportasi dan pergudangan 6,92 persen, serta jasa perusahaan yang tumbuh 9,94 persen.

BPS menilai sejumlah program pemerintah mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi lokal. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai mendorong peningkatan permintaan pada sektor penyediaan makanan dan minuman.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah tidak hanya berdampak pada aspek sosial, tetapi juga mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Pengalaman kontraksi ekonomi pada 2023 menjadi pelajaran penting bagi Bojonegoro mengenai risiko ketergantungan terhadap sektor migas. Ketika produksi migas menurun, perekonomian daerah ikut tertekan.

Karena itu, pemerintah daerah kini semakin serius mendorong diversifikasi ekonomi melalui penguatan sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, industri pengolahan, serta berbagai sektor jasa yang memiliki daya tahan lebih kuat terhadap gejolak pasar global.

“Pertumbuhan ekonomi harus bergerak inklusif. Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bojonegoro karena manfaatnya dirasakan lebih luas dibandingkan sektor pertambangan,” tegas Syawaluddin.

Dalam peta ekonomi kawasan Gerbangkertosusila Plus (G+), Bojonegoro saat ini berada pada posisi kesembilan dengan kontribusi sekitar 3,20 persen terhadap total perekonomian Jawa Timur.

Ke depan, tantangan terbesar Bojonegoro bukan lagi sekadar mempertahankan status sebagai daerah penghasil migas, melainkan memastikan transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, berdaya tahan, dan mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat. Data Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan bahwa arah transformasi tersebut mulai terlihat, dengan sektor nonmigas perlahan mengambil peran sebagai mesin pertumbuhan baru ekonomi daerah. (M.Thohir /Koresponden Bojonegoro).

Tags: Ekonomi BojonegoroMesin PertumbuhanMigassektor pertanian
Share219SendScan

Trending

Auto Draft
Halo Jatim

Juara Grup D, Sparta Pena FC Melaju ke Perempat Final

2 hours ago
Polres Wonogiri Gelar Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Puluhan Warga Desa Sendang Terindikasi Bergejala
News

Polres Wonogiri Gelar Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Puluhan Warga Desa Sendang Terindikasi Bergejala

3 hours ago
Persinga Ngawi Buka Asa Lolos 16 Besar, Hajar Persiker Keerom 3-0 di Stadion Ketonggo
News

Persinga Ngawi Buka Asa Lolos 16 Besar, Hajar Persiker Keerom 3-0 di Stadion Ketonggo

3 hours ago
Polda Jateng Bongkar Alih Fungsi Sawah Jadi Tambak Udang di Batang, Kerugian Pemulihan Lingkungan Ditaksir Rp32 Miliar
News

Polda Jateng Bongkar Alih Fungsi Sawah Jadi Tambak Udang di Batang, Kerugian Pemulihan Lingkungan Ditaksir Rp32 Miliar

4 hours ago
Ekonomi Bojonegoro Mulai Lepas dari Bayang-Bayang Migas, Sektor Pertanian dan Jasa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
News

Ekonomi Bojonegoro Mulai Lepas dari Bayang-Bayang Migas, Sektor Pertanian dan Jasa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

4 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Auto Draft

Juara Grup D, Sparta Pena FC Melaju ke Perempat Final

June 10, 2026
Polres Wonogiri Gelar Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Puluhan Warga Desa Sendang Terindikasi Bergejala

Polres Wonogiri Gelar Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Puluhan Warga Desa Sendang Terindikasi Bergejala

June 10, 2026

TERPOPULER

Atlet Muda Wushu Ngawi Bersinar di Kejurprov Jatim 2026, Raih Lima Emas dan Enam Perak

CV. Bangkit Apresiasi Pemkot Madiun Batalkan Tender Gedung Rawat Inap

Kyai Kolo Dete: Misteri Leluhur Bocah Gimbal Dieng

SD Al Husna IFDS Madiun Konsisten Bentuk Generasi Berkarakter dan Berprestasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In