IndonesiaBuzz: Wonogiri, 18 Oktober 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri meluncurkan sistem pembayaran non tunai berbasis kartu BRIZZI bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (18/10/25). Program ini merupakan bagian dari upaya modernisasi layanan transaksi di dalam lingkungan lapas serta mendukung transformasi digital di sektor pemasyarakatan.
Kegiatan pembagian kartu BRIZZI digelar di aula dalam Lapas Wonogiri pada Sabtu pagi pukul 09.00 WIB. Langkah ini sekaligus menandai peralihan sistem transaksi dari E Passpay ke BRIZZI, hasil kerja sama antara Lapas Wonogiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Kepala Lapas Wonogiri, Siswarno, menjelaskan bahwa inovasi tersebut bertujuan memberikan kemudahan dan efisiensi bagi warga binaan dalam melakukan transaksi harian.
“Perubahan dari E Passpay ke BRIZZI ini merupakan bentuk peningkatan layanan. Dengan BRIZZI, transaksi di kantin dan kegiatan lain di dalam lapas dapat dilakukan secara non tunai, aman, dan efisien. Ini juga mendorong warga binaan untuk lebih disiplin serta mengenal sistem keuangan digital,” ujar Siswarno.
Ia menambahkan, penerapan sistem pembayaran digital ini juga diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di lingkungan lapas.
Salah satu warga binaan berinisial SN mengaku senang dengan penggunaan kartu BRIZZI yang dinilai lebih praktis dibandingkan sistem sebelumnya.
“Saya merasa lebih mudah pakai BRIZZI ini. Transaksinya cepat dan nggak ribet, jadi lebih nyaman waktu belanja di kantin,” ucapnya dengan senyum puas.
Melalui langkah ini, Lapas Wonogiri menegaskan komitmennya mendukung program transformasi digital yang dicanangkan pemerintah, khususnya dalam sistem pelayanan publik di bidang pemasyarakatan. Implementasi kartu BRIZZI diharapkan menjadi model inovasi keuangan non tunai yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat proses pembinaan dan kemandirian warga binaan menuju reintegrasi sosial. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







