IndonesiaBuzz: Solo, 28 Juni 2025 – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah menggulirkan promo tarif khusus untuk pengguna Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng selama Juli hingga September 2025. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Soloraya Great Sale (SGS) 2025, yang bertujuan menggairahkan kembali perekonomian di wilayah eks Karesidenan Surakarta.
Kepala Dishub Jateng Arief Djatmiko menjelaskan, promo tersebut memberikan tarif hanya Rp500 setiap akhir pekan (Sabtu-Minggu) selama Juli 2025 bagi penumpang yang membayar menggunakan aplikasi AstraPay.
“Selama bulan Juli, masyarakat di wilayah Soloraya dapat melakukan mobilitas lebih hemat melalui promo spesial AstraPay, yaitu cukup bayar Rp500 setiap Sabtu dan Minggu,” ujar Arief melalui keterangan video yang diunggah akun Instagram Trans Jateng, Sabtu (28/6/2025).
Selain itu, Dishub Jateng bersama AstraPay juga memberikan diskon 50 persen atau maksimal Rp2.500 untuk setiap transaksi pembayaran tiket BRT Trans Jateng selama periode Juli–September 2025.
“Kami berharap masyarakat di Solo, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Sukoharjo, dan Klaten bisa memanfaatkan promo ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemudahan mobilitas,” tambah Arief.
AstraPay juga menawarkan promo cashback tambahan untuk pembayaran tiket melalui aplikasi Si Anteng. Informasi lengkap seputar promo dapat diakses melalui aplikasi maupun situs resmi AstraPay.
Sebelumnya, Wali Kota Solo Respati Ardi menjelaskan bahwa SGS 2025 merupakan program kolaboratif tujuh kota/kabupaten di Soloraya bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo. Program ini mengusung promosi lintas sektor mulai dari ritel, pariwisata, jasa, kuliner, hingga ekonomi kreatif.
Menurut Respati, SGS 2025 bertujuan merangsang belanja masyarakat dengan memanfaatkan potensi dana simpanan yang besar di wilayah tersebut.
“Laporan dari OJK, Bank Indonesia, dan tiga bank Himbara kepada saya menyebutkan bahwa uang orang Solo yang disimpan dalam bentuk tabungan dan deposito mencapai Rp27 triliun,” ungkap Respati dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/6/2025).
Ia berharap SGS dapat menggeliatkan kembali sektor perhotelan, restoran, dan konsumsi masyarakat secara umum, sehingga mempercepat pemulihan ekonomi daerah.







