IndonesiaBuzz: Madiun, 8 Juni 2025 –Komitmen kemanusiaan lintas negara kembali ditunjukkan oleh Toko Indo Allena, sebuah usaha milik diaspora Indonesia di Taiwan yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial.
Pada perayaan Iduladha 1446 Hijriah, Toko Indo Allena menyalurkan satu ekor kambing kurban untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Yang membuat penyaluran ini istimewa adalah pendekatannya yang unik dan menyentuh. Daging kurban didistribusikan lengkap dengan satu paket sayur-mayur dan bumbu dapur.
Langkah ini memudahkan penerima untuk langsung mengolah dan menyantap hidangan tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.
“Kami ingin kurban ini benar-benar menjadi berkah dan tidak merepotkan penerimanya. Dengan tambahan sayur dan bumbu, harapannya mereka bisa langsung memasak dan menikmatinya,” ujar perwakilan tim distribusi Toko Indo Allena.
Warga setempat menyambut baik inovasi ini. Selain menambah manfaat, bantuan tersebut juga dinilai menjawab kebutuhan pangan secara lebih menyeluruh, khususnya bagi dhuafa, fakir miskin, dan anak yatim piatu.
Maysin, perwakilan Toko Indo Allena di Indonesia, menyampaikan bahwa banyak warga merasa sangat terbantu.
“Respons masyarakat sangat baik. Mereka merasa diperhatikan tidak hanya dari sisi protein hewani, tetapi juga dalam ketersediaan bahan pangan lainnya,” jelasnya saat ditemui awak media, Sabtu (7/6/2025).
Dari Taiwan, pemilik Toko Indo Allena turut menyampaikan pesan haru melalui aplikasi WhatsApp. Ia menegaskan bahwa nilai kemanusiaan dan semangat berbagi tidak terhalang oleh jarak.
“Dari Taiwan ke Indonesia, kepedulian harus tetap sampai ke hati. Jarak tak menghalangi niat untuk berbagi, Allah sudah menuntun dan mengizinkan saya untuk bisa berkurban di Madiun dan di Solo tahun ini,” tulisnya.
Selain di Madiun, Toko Indo Allena juga menyalurkan satu ekor sapi kurban untuk masyarakat yang membutuhkan di Kota Solo, Jawa Tengah.
Langkah ini menjadi bukti bahwa solidaritas, empati, dan kepedulian sosial dapat melampaui batas negara maupun budaya. Kurban bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat rasa kemanusiaan.







