IndonesiaBuzz: Buzz – Pilkada Kota Madiun 2024 telah memasuki masa kampanye. Tiga pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota akan secara bergantian memperkenalkan profil, visi, dan misi mereka kepada masyarakat Kota Madiun. Momen ini menjadi kesempatan bagi warga untuk lebih mengenal calon pemimpin daerahnya.
Selain kampanye mandiri yang digelar oleh ketiga paslon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun juga akan mengadakan debat publik bagi para paslon sebanyak dua kali. Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa debat pertama dijadwalkan pada 16 Oktober 2024, sedangkan debat kedua pada 20 November 2024. Materi debat telah diatur sesuai keputusan dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.
“Materi debatnya sudah diatur dalam keputusan atau juknis. Kami akan membentuk tim yang terdiri dari profesional, akademisi, dan tokoh masyarakat, yang disebut tim perumus, untuk menyusun materi program mereka,” jelas Pita.
Pita menambahkan bahwa kedua debat tersebut akan menjadi ajang bagi masing-masing paslon untuk memaparkan program-program yang telah disusun oleh tim mereka.
“Debat pertama akan fokus pada pendalaman visi dan misi, sementara debat kedua lebih menitikberatkan pada program kerja. Jadi, secara teknis, semua materi akan tersampaikan,” tambahnya.
Pada saat debat, ketiga paslon akan berada di satu panggung, sehingga diharapkan acara berjalan kompetitif namun tetap membangun. Debat ini juga menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat calon pemimpin mereka sebelum memilih pada Pilkada Serentak 2024.
Dengan menggelar dua kali debat publik, KPU Kota Madiun berupaya memberikan informasi yang komprehensif kepada masyarakat serta memastikan setiap calon dapat menyampaikan program kerja mereka secara efektif.
Adapun ketiga paslon yang akan berpartisipasi dalam debat tersebut adalah:
– Pasangan nomor urut 1, Inda Raya Ayu Miko Saputri-Aldi Dwi Prastianto, yang diusung oleh PDI Perjuangan.
– Pasangan nomor urut 2, Maidi-Bagus Panuntun, yang diusung oleh koalisi Partai NasDem, PKS, PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PSI.
– Pasangan nomor urut 3, Bonie Laksmana-Bagus Rizki Dinarwan, yang diusung oleh Partai Golkar dan Perindo.
KPU berharap melalui debat publik ini, masyarakat dapat lebih memahami program dan visi calon pemimpin mereka.





