IndonesiaBuzz: Wonogiri, 4 Juli 2025 – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), meninjau progres pembangunan Waduk Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Kamis (3/7). Dalam kunjungan kerja tersebut, AHY menekankan pentingnya percepatan pembangunan saluran irigasi serta optimalisasi manfaat strategis waduk bagi masyarakat sekitar.
Turut mendampingi Menko AHY dalam peninjauan lapangan tersebut antara lain Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Maryadi Utama, Deputi Kemenko Infrastruktur Najib Faizal, dan Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina.
“Bendungan Pidekso ini memiliki empat fungsi utama yang sangat penting, yaitu mendukung ketahanan pangan, penyediaan air bersih, pengendalian banjir, serta pengembangan sektor pariwisata,” ujar AHY.
Menurut AHY, pembangunan infrastruktur irigasi menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian di kawasan tersebut. “Dengan penguatan saluran irigasi, indeks pertanaman diharapkan naik. Dari yang sebelumnya hanya satu hingga dua kali panen per tahun, bisa meningkat menjadi tiga atau bahkan empat kali panen. Ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” jelasnya.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno dampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono
Ia juga menyoroti pentingnya ketersediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya di tiga kecamatan: Giriwoyo, Batuwarno, dan Eromoko. Waduk Pidekso disebut memiliki potensi besar dalam menyuplai kebutuhan air bersih warga. “Tanpa air tidak ada kehidupan. Maka penyediaan akses air bersih harus menjadi prioritas dan terus kita kawal,” tegasnya.
Selain untuk irigasi dan air bersih, Menko AHY mengungkapkan bahwa waduk juga terbukti mampu mereduksi risiko banjir di wilayah hilir. Ia mengapresiasi dampak positif yang sudah dirasakan masyarakat setempat sejak waduk beroperasi. Manfaat lainnya adalah potensi pengembangan sektor pariwisata.
“Saya kagum melihat pemandangan di sekitar waduk ini. Jika dikembangkan dengan baik, kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata AHY.
Saat ini, pemerintah sedang menggarap proyek irigasi primer di sisi kanan dan kiri bendungan. Progres pembangunan telah mencapai 35 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2025, dengan kelanjutan pekerjaan di tahun berikutnya.
Dalam kunjungannya, Menko AHY juga berdialog dengan petani dan menampung sejumlah aspirasi, termasuk usulan perbaikan infrastruktur jalan pertanian. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintah untuk menyelesaikan persoalan pembangunan di daerah.
“Kami akan terus mendorong Kementerian PUPR dan BBWS Bengawan Solo agar pembangunan infrastruktur di Wonogiri berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.







