Indonesiabuzz.com : Boyolali, 8 Mei 2024 – Adalah Irwan (27), pelaku pembunuhan terhadap seorang pengusaha kerajinan tembaga di Boyolali yang berhasil ditangkap pihak kepolisian, mengaku menyesali perbuatannya. Sekain itu, dirinya juga mengungkapkan bahwa motif pembunuhan yang dilakukannya adalah karena harta.
Pengakuan itu muncul saat Irwan dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Boyolali, Selasa (7/5/2024). Pengungkapan kasus itu juga dihadiri Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi.
“Kapok Pak, kulo nyesel (Saya menyesal) Pak,” kata Irwan menjawab pertanyaan Irjen Ahmad Luthfi.
Lebih lanjut, Kapolda Irjen Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa antara pelaku dan korban terlibat asmara dan hubungan sesama jenis. Keduanya saling mengenal melalui aplikasi.
“Ketemunya (antara korban dan tersangka) itu (lewat) aplikasi Michat,” kata Ahmad Luthfi.
Pembunuhan dilatarbelakangi open BO antara Irwan yang merupakan warga Sragen dengan korban. Pelaku membunuh korban karena permintaannya untuk menaikkan tarif tak disetujui.
Keduanya saling mengenal via Michat pada Januari 2024. Kemudian antara Januari dan Maret, mereka sudah berhubungan badan sebanyak tiga kali dengan imbalan Rp. 200 ribu.
“Tiga kali dia melakukan hubungan badan dengan upah sekitar Rp 200 ribu,” ungkap Luthfi.
Kemudian pada Rabu (1/5/2024), tersangka kembali dihubungi dan diundang oleh korban ke rumahnya. Oleh korban, tersangka diminta untuk menginap di rumah korban.
Usai berhubungan, pelaku kemudian meminta korban untuk menaikkan tarifnya. Namun permintaan itu ditolak korban. Hal ini membuat pelaku emosi dan nekat membunuh korban.
“Tersangka meminta Rp 500 ribu. Karena ditarik Rp 500 ribu tidak mau, dia dibunuh,” jelas Lutfhi. (Puthut-Red)







