IndonesiaBuzz: 10 Maret 2024 – Aksi genosida yang dilakukan oleh tentara Israel terus mendapat perhatian dan kecaman dari masyarakat di berbagai belahan dunia. Respons keras terhadap tindakan ini kini mencuat dalam bentuk boikot terhadap produk-produk Israel, termasuk kurma, menjelang bulan Ramadan. Masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia, bergerak untuk mengekang ekspor produk tersebut, memicu perhatian global.
Dilansir dari Palestine Campaign, seruan boikot dilakukan dengan menghindari pembelian kurma produksi atau kemasan Israel. Masyarakat diminta untuk selalu memeriksa label saat membeli kurma, dan jika tidak ada label negara asal, disarankan untuk memeriksa situs web pengecer.
Israel, sebagai negara dengan nilai ekspor kurma terbesar kedua di dunia, menghadapi tekanan besar akibat boikot ini. Sebanyak 75% kurma Medjool, salah satu jenis kurma terpopuler, diproduksi oleh Israel. Dalam menghadapi situasi ini, beberapa merek kurma Israel menjadi sasaran boikot, memperoleh penolakan yang signifikan menjelang Ramadan.
Ciri-ciri dan Merek Kurma Israel yang Diboikot
Mengutip dari Boycott, Divestment, Sanction (BDS) Australia, beberapa ciri khas kurma Israel yang diboikot mencakup:
- Barcode 729: Kode batang pada kemasan kurma dengan angka 729, merupakan nomor seri yang menunjukkan asal produk dari Israel.
- Merek Ekspor Israel: Beberapa merek kurma yang menjadi sasaran boikot antara lain King Solomon, King Medjool, Medjool Plus, Jordan River, dan Bahri.
- Perusahaan Ekspor Israel: Merek perusahaan ekspor seperti Medjool Plus, Carmel Agrexco, Mehadrin, dan Hadiklaim juga ikut terdampak.
- Tidak Jelas Asal Produksi: Kurma Israel seringkali tidak mencantumkan informasi perusahaan produsen dan asal negara produksi yang jelas pada kemasannya.
- Harga Lebih Murah: Produk kurma Israel sering dijual dengan harga lebih murah karena adanya subsidi dari pemerintah Israel.
Cara Mengenali dan Menghindari Kurma Israel
Palestine Campaign memberikan beberapa langkah praktis untuk mengenali dan menghindari produk kurma Israel:
- Periksa Label: Pastikan untuk memeriksa label saat membeli kurma dan hindari produk yang diproduksi atau dikemas di Israel atau pemukiman Tepi Barat.
- Cek Situs Retailer: Jika tidak tercantum negara asal pada label, periksa melalui situs web pengecer.
- Merek Medjool: Khusus untuk produk kurma Medjool, yang dijual di supermarket Israel atau pemukiman ilegal di tanah Palestina, harus diperiksa identitas perusahaan produsen dalam kemasannya.
- Hindari Merek Hadiklaim: Hindari produk yang memiliki label Hadiklaim, salah satu eksportir terbesar di Israel.
Daftar Merek Kurma Israel yang Diboikot
Dalam upaya menghadapi boikot, produsen Israel menggunakan trik dengan menanam kurma di tanah Palestina dan melabeli produk tersebut dengan merek seperti King Solomon dan Jordan Valley. Berikut adalah daftar merek kurma Israel yang menjadi target boikot menjelang Ramadan, seperti yang dilaporkan oleh laman Within Our Lifetime:
- Anna and Sarah
- Bomaja
- Bonbierra
- Carmel
- Delilah
- Desert Diamond
- Fancy Medjoul
- Food to Live
- Jordan Plains
- Hadiklaim
- Jordan River
- Kalahari
- Karsten Farms
- King Solomon
- Mehadrin
- NavaFresh
- Premium Medjoul
- Rapunzel
- Red Sea
- Royal Treasure
- Shams
- Sincerely Nuts
- Star Dates
- Tamara Barhi
- Urban Platter
Dengan aksi boikot ini, diharapkan masyarakat dapat memberikan dukungan moril dan mengambil langkah nyata dalam menyikapi kejadian genosida yang terus berlangsung. Semua ini menjadi sorotan internasional, menciptakan tekanan yang semakin besar terhadap Israel untuk mengakhiri tindakan yang dikecam oleh dunia. Semoga informasi ini bermanfaat. @cinde







