IndonesiaBuzz : Ponorogo, 15 Juli 2025 – Partai Golkar Kabupaten Ponorogo resmi memiliki pimpinan baru, Hj. Atika Banowati, S.H., ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Ponorogo menggantikan Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., yang kini naik menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPD Golkar Jatim Nomor: SKEP.02/DPD I/PG-JTM/VII/2025 tertanggal 13 Juli 2025, ditandatangani langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi dan Sekretaris DPD, Blegur Prijanggono di Surabaya.
Atika Banowati dikenal sebagai kader senior sekaligus anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Golkar Jawa Timur yang berasal dari Daerah Pemilihan IX, termasuk Kabupaten Ponorogo.
“Saya menerima amanah ini sebagai bentuk tanggung jawab dan loyalitas terhadap partai. Fokus awal kami adalah melakukan konsolidasi internal yang solid,” kata Atika saat dikonfirmasi, Senin malam (14/7/2025).
Atika menegaskan, konsolidasi internal merupakan langkah penting menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Ponorogo yang dijadwalkan digelar awal Agustus 2025.
“Musda kali ini bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, tapi menjadi momen strategis untuk menentukan arah politik dan kepemimpinan Golkar Ponorogo ke depan,” tegasnya.
Atika mengaku penunjukan dirinya sebagai Plt merupakan keputusan langsung dari DPD Provinsi. Meski sempat terkejut, ia menyatakan siap mengemban tugas tersebut.
“Saya baru tahu kemarin. Ini amanah besar, tapi demi partai saya siap menjalankan. Mungkin karena saya bagian dari tim kerja partai di lapangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Ponorogo, Eko Priyo Utomo menilai penunjukan Hj. Atika sudah sesuai mekanisme organisasi. Ia menilai Atika memiliki kapasitas serta kedekatan emosional dengan Ponorogo.
“Beliau bukan hanya pengurus provinsi, tapi juga asli Ponorogo, paham kultur lokal dan dinamika politik daerah. Ini akan memperkuat kerja-kerja organisasi menjelang Musda,” terang Eko.
DPD Golkar Ponorogo optimistis di bawah kepemimpinan sementara Hj. Atika, roda organisasi tetap berjalan dinamis dan siap menyongsong Musda untuk melahirkan kepemimpinan baru yang solid. (Arn)







