IndonesiaBuzz : Madiun, 14 Agustus 2026 – Bupati Madiun Hari Wuryanto mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak berhenti sebagai program pemerintah, tetapi memberi dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat desa.
Hal itu disampaikan dalam Seminar Nasional PAPDESI di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Kamis (13/8/2026).
Seminar tersebut membahas peran KDKMP dan MBG dalam meningkatkan perekonomian desa sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan.
Kegiatan juga dirangkai dengan pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP PAPDESI) masa bakti 2026–2031.
Forum tersebut dihadiri Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan RI Budiman Sujatmiko, Menteri Desa dan Pembangunan Tertinggal RI Yandri Susanto melalui Zoom, Ketua Umum DPP PAPDESI, Bupati dan Wakil Bupati Madiun, jajaran pemerintah daerah, camat, kepala desa, serta tamu undangan.
Hari Wuryanto mengatakan Pemkab Madiun telah menyiapkan berbagai dukungan untuk mempercepat pelaksanaan KDKMP. Fasilitasi itu mencakup identifikasi dan pengadaan lahan, perizinan, pembiayaan tanah urug, serta proses tukar-menukar Tanah Kas Desa (TKD).
“Selain itu, mengeluarkan lokasi KDKMP dalam permohonan penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan, memfasilitasi proses perijinan Operasional KDKMP, membantu pemerintah desa dalam pembiayaan tanah urug lahan, serta memfasilitasi proses tukar menukar TKD dan pengadaan TKD bagi desa yang tidak memiliki TKD”, paparnya.
Di Kabupaten Madiun, pembangunan gedung KDKMP melibatkan 185 desa yang menggunakan lahan TKD, 12 desa/kelurahan menggunakan lahan milik pemda, dan 9 desa menggunakan lahan perhutani.
Selain itu, 2 desa tidak memiliki TKD dan 1 desa melakukan tukar-menukar TKD.
“Progres pembangunan KDKMP di Kabupaten Madiun telah dinyatakan selesai 100 persen, sejumlah 104 desa/kelurahan tahapan, 97 desa belum selesai dibangun, dan 5 desa menunggu izin perhutani. Untuk sarana dan prasarana yang telah diterima KDKMP, diantaranya 102 unit truk, 86 unit rak gondala, 400 unit AC, mebel untuk 72 gerai, 204 unit kendaraan roda tiga, dan 80 unit kendaraan pik up, serta beberapa fasilitas lainnya”, jelas Bupati.
Sementara itu, pelaksanaan MBG di Kabupaten Madiun ditopang 56 SPPG yang telah beroperasi dan 3 SPPG masih dalam tahap persiapan.
Program tersebut melibatkan 2.612 relawan dengan cakupan 158.841 penerima manfaat.Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan RI Budiman Sujatmiko mengatakan DPP PAPDESI merupakan organisasi profesi bagi kepala desa dan perangkat desa di Indonesia.
Kepengurusan baru dipimpin Wargiyati sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2026–2031.Budiman juga menyoroti peran MBG dalam mengatasi masalah gizi buruk dan menurunkan angka stunting.
Di sisi lain, program tersebut dinilai membuka peluang bagi UMKM, petani, peternak, dan nelayan setempat untuk menjadi bagian dari rantai pasok pangan.
“Untuk suplai beras, untuk MBG tidak bisa kualitas biasa. Sayur, gak bisa kualitas biasa juga, bahkan telur. Harus ada standar produk”, ungkapnya.
Hari Wuryanto berharap KDKMP dan MBG mampu memperluas manfaat ekonomi hingga ke masyarakat desa. Kedua program tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan, dan mengoptimalkan potensi ekonomi desa. (@Arn/Tim)







