Tuesday, April 28, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Asal Usul Kebo Bule Kyai Slamet, Penolak Bala dari Masa Pakubuwono II

by Jeje
June 19, 2025
Reading Time: 2 mins read
Asal Usul Kebo Bule Kyai Slamet, Penolak Bala dari Masa Pakubuwono II

Kebo Bule Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Rabu (19/6/25), Siang ( Foto dok. IB )

IndonesiaBuzz: historia – Dalam gelap malam 1 Suro, saat kalender Jawa berganti tahun, puluhan abdi dalem keraton melangkah pelan membawa pusaka-pusaka sakral. Di antara mereka, sepasang mata merah jernih dan tubuh albino menyita perhatian Kebo Bule Kyai Slamet, kerbau putih keramat yang setiap tahun ikut dalam Kirab Malam Suro, tetap menjadi ikon spiritual yang tak tergantikan.

Kebo Bule bukan sekadar binatang peliharaan keraton. Ia adalah bagian dari narasi panjang spiritualisme Jawa, politik kerajaan, hingga simbol perlindungan rakyat kecil.

Hadiah dari Tegalsari

Kisahnya bermula pada pertengahan abad ke-18. Usai berhasil merebut kembali Keraton Kartasura dari tangan pemberontak, Pakubuwono II menerima hadiah istimewa dari Kyai Hasan Besari, ulama dan pengasuh Pesantren Tegalsari di Ponorogo. Hadiah itu adalah kerbau albino yang kelak diberi nama Kyai Slamet.

Di masa itu, pemberian binatang putih bukan hal sepele. Warna putih dalam kosmologi Jawa melambangkan kesucian dan penjaga harmoni alam. Bagi Pakubuwono II, kerbau ini bukan hanya simbol persahabatan politik dan spiritual dengan kalangan ulama, tetapi juga lambang penundukan kekacauan dan pembuka era baru kerajaan.

BeritaTerkait

Nahdlatul Ulama, Dari Surau Desa Menuju Revolusi Peradaban Islam Nusantara

Nani Nurani, Penyanyi Istana yang Jadi Tapol G30S Tanpa Terbukti Salah

Pengawal Pusaka dan Penunjuk Tanah

Dalam sejarah lisan keraton, Kebo Bule dipercaya turut membantu proses penentuan lokasi Keraton Surakarta ketika Pakubuwono II memindahkan pusat kekuasaan dari Kartasura ke Sala pada 1745. Disebutkan, kerbau itu dilepas ke arah timur, dan tempat di mana ia berhenti dianggap sebagai lokasi ideal untuk membangun istana baru di tepi Bengawan Solo.

Sejak saat itu, Kebo Bule menjadi pengiring utama pusaka Kyai Slamet dalam kirab malam 1 Suro. Bersama pusaka-pusaka keramat lain, ia mengelilingi kota dalam keheningan tanpa suara, membawa doa dan harapan bagi keselamatan negeri.

Simbol Rakyat dan Penolak Bala

Kerbau, dalam budaya Jawa agraris, bukan sekadar hewan ternak. Ia adalah sahabat petani, lambang kerja keras, dan simbol rakyat kecil. Kebo Bule Kyai Slamet mewakili kelas bawah yang tak bersuara namun menopang kehidupan. Dalam ritual malam Suro, kehadirannya dipercaya mampu menolak bala, menyerap energi negatif, dan menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan tak kasat mata.

Tradisi ini pun tidak pernah absen, bahkan saat masa sulit atau gejolak politik. Bagi masyarakat Solo, Kebo Bule bukan hanya simbol tradisi, tetapi juga jimat budaya. Ia bukan milik keraton semata, tetapi milik kolektif ingatan warga.

Tags: Budaya JawaKebo Bule Kyai SlametKeraton Surakartakerbau putih keramatKirab 1 suroKyai Hasan BesariPakubuwono IIpenolak balasejarah keraton Jawasejarah soloTegalsari Ponorogo
Share221SendScan

Trending

Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis
News

Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis

5 hours ago
Lapas Wonogiri Peringati HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Berintegritas
News

Lapas Wonogiri Peringati HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Berintegritas

6 hours ago
Mulai 1 Mei, KA Sangkuriang Layani Rute Bandung–Ketapang via Madiun
Halo Jatim

Mulai 1 Mei, KA Sangkuriang Layani Rute Bandung–Ketapang via Madiun

6 hours ago
Jelang May Day 2026, Polres Madiun Kota Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh
News

Jelang May Day 2026, Polres Madiun Kota Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh

6 hours ago
KemenPPPA Kecam Keras Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta, 13 Orang Jadi Tersangka
News

KemenPPPA Kecam Keras Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta, 13 Orang Jadi Tersangka

13 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis

Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis

April 27, 2026
Lapas Wonogiri Peringati HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Berintegritas

Lapas Wonogiri Peringati HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Berintegritas

April 27, 2026

TERPOPULER

PTUN Surabaya Batalkan Rekomendasi Camat dalam Sengketa Pengisian Perangkat Desa Tirak

Satpol PP Ngawi Layangkan SP-1 ke Outlet 23 HWG, Diduga Langgar Izin Penjualan Miras

Mediasi Tuntas, Kandang Ayam Petelur di Rejomulyo Tetap Beroperasi dengan Syarat Ketat

Anggota DPR RI Tinjau Korban Puting Beliung di Ngawi, Salurkan Bantuan dan Soroti Mitigasi Bencana

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In