IndonesiaBuzz: Madiun, 23 Januari 2024 – Lapas Pemuda IIA Madiun yang berada di bawah Kanwil Kemenkumham Jatim mengambil langkah preventif dalam mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengan melaksanakan fogging di seluruh area lapas. Kegiatan ini dilakukan, Senin (22/01/2024) dan melibatkan jajaran petugas Binadik, petugas pengamanan, dan staf umum.
Sebanyak dua alat fogging digunakan untuk menyemprotkan cairan penghilang sarang nyamuk ke berbagai area strategis di dalam lapas. Kegiatan fogging dilakukan selama dua hari, pada Jumat dan Senin, guna memastikan seluruh area tercakup dengan baik.
Beberapa area yang menjadi fokus fogging antara lain ruang pelayanan, gedung teknis, dapur, kamar-kamar blok hunian, branggang, saluran air, dan tempat lain yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah.
Menurut Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova, fogging merupakan langkah strategis dalam menghentikan penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah. Ardian Nova menyatakan,
“Cara ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyakit yang dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk, misalnya demam berdarah atau malaria,” terang Kalapas.
Selain fogging, pihak Lapas juga secara rutin melakukan pemberantasan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Seluruh warga binaan diminta untuk ikut berpartisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan langkah-langkah preventif seperti memastikan instalasi pembuangan air lancar, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjauhi genangan air.
Ardian Nova berharap melalui kegiatan fogging ini, kesehatan para warga binaan dapat lebih terjaga. “Semoga melalui fogging ini kesehatan warga binaan menjadi lebih terjaga,” tambahnya.
Selain upaya fogging dan pemberantasan sarang nyamuk, Lapas Pemuda Madiun terus mengingatkan seluruh warga binaan untuk meningkatkan kesadaran dalam mencegah penyakit demam berdarah. Pencegahan melibatkan langkah-langkah sederhana seperti menjaga kebersihan, memastikan instalasi pembuangan air berfungsi dengan baik, serta tidak membuang sampah sembarangan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan lapas yang bersih dan nyaman bagi seluruh penghuninya. (Hms/Red)







