IndonesiaBuzz: Boyolali- 2 Februari 2025 – Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama dalam program kerjanya setelah resmi menjabat sebagai gubernur.
“Kami tidak menghitung 100 hari pertama, tetapi sudah menyusun timeline yang jelas,” ujarnya usai menghadiri acara Rembug Bareng Ngopeni Nglakoni di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (1/2/2025).
Luthfi menekankan bahwa setiap program yang akan dijalankan nantinya akan disesuaikan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta rancangan yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Keputusan dari penjabat sementara gubernur sebelumnya sudah ada, tetapi perubahan tetap akan dilakukan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh partai politik telah sepakat untuk melakukan perubahan yang mendukung percepatan realisasi janji politik kepada masyarakat.
Selain pengentasan kemiskinan, Luthfi berencana menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional guna mendukung kebijakan pemerintah pusat.
“Selain itu, kami akan mengembangkan industrialisasi, menekan angka pengangguran terbuka, serta memastikan harga tetap stabil,” tambahnya.
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Luthfi juga berkomitmen untuk mengembangkan skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menargetkan UMKM skala mikro yang saat ini berjumlah hampir 150.000 dapat naik kelas menjadi skala kecil dan menengah.
“UMKM skala mikro merupakan kewenangan bupati dan wali kota. Ketika naik ke skala kecil, itu wewenang gubernur. Jika sudah skala menengah, nanti provinsi yang menangani. Kami akan mempercepat proses ini agar UMKM lebih maju,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Luthfi telah menyiapkan rencana koordinasi dengan bupati dan wali kota, termasuk pembentukan rumah kreatif di tingkat kecamatan guna mendukung pertumbuhan UMKM secara lebih pesat.
Selain itu, pihaknya akan lebih rinci dalam menyampaikan program kerja yang menjadi prioritas utama.
“Setelah ada keputusan final, kami akan menjelaskan lebih rinci karena harus selaras dengan PAD di masing-masing wilayah,” pungkasnya.







