IndonesiaBuzz : Madiun, 21 September 2026 – KAI Daop 7 Madiun memberikan tarif reduksi 10 persen bagi dosen, tenaga pendidik aktif, dan alumni dua perguruan tinggi di wilayah Madiun.
Potongan harga tersebut berlaku untuk perjalanan KA menengah dan jarak jauh pada kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi.
Program tersebut berlaku bagi civitas academica dan alumni yang terdaftar di perguruan tinggi peserta. Dua institusi yang masuk dalam kerja sama ini adalah Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) hingga 18 Mei 2028 dan Universitas Darussalam Gontor hingga 25 Februari 2027.
Manajer Humas Daop 7 Madiun Tohari mengatakan tarif reduksi menjadi bagian dari kerja sama KAI dengan perguruan tinggi.
Program tersebut sekaligus memberikan pilihan transportasi publik dengan tarif yang lebih terjangkau bagi kalangan akademisi dan alumni.
“Selain sebagai bentuk loyalty program, program ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara KAI dan berbagai perguruan tinggi untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang terjangkau, efisien, dan ramah lingkungan. Tentunya dengan beberapa ketentuan yang harus dipenuhi supaya dapat memperoleh tiket kereta dengan harga yang terjangkau,” jelas Tohari, Manajer Humas Daop 7 Madiun dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, calon penumpang terlebih dahulu harus melakukan registrasi reduksi melalui Customer Service on Station.
Setelah data diverifikasi, tiket dengan tarif reduksi dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI.Dosen dan tenaga pendidik wajib membawa KTP serta kartu bukti diri asli yang masih berlaku dan mencantumkan Nomor Induk Pegawai (NIP) atau Nomor Induk Kepegawaian (NIK).
Sementara alumni harus menunjukkan KTP dan kartu anggota alumni, baik fisik maupun digital, yang mencantumkan nomor keanggotaan, atau menggunakan ijazah.
“Saat ini sudah berbagai kalangan dan instansi yang mendapatkan diskon khusus untuk perjalanan menggunakan kereta api. Ke depan, tidak tertutup kemungkinan bahwa akan semakin banyak masyarakat dan instansi yang mendapatkan diskon khusus untuk pembelian tiket KA,” sambung Tohari.
KAI menetapkan sejumlah ketentuan penggunaan tarif reduksi tersebut. Satu penumpang hanya berhak memperoleh satu tiket dengan tarif reduksi pada kereta yang sama, sedangkan fasilitas ini tidak berlaku untuk KA lokal, tarif khusus, tarif promosi, Priority, Imperial, Luxury, Panoramic, Compartment, maupun kereta wisata lainnya.
Penumpang juga wajib membawa identitas asli yang sesuai dengan hak reduksi ketika boarding dan saat pemeriksaan di atas kereta. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi penggunaan tarif khusus bagi civitas academica dan alumni.
“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas transportasi publik yang aman dan nyaman ini semakin mudah dijangkau oleh dunia pendidikan. Kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi ini adalah bentuk apresiasi kami bagi para pendidik dan alumni yang berperan penting dalam mencerdaskan bangsa,” ujar Tohari, Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun.
“Ke depannya, kami sangat terbuka untuk memperluas cakupan kerja sama ini ke instansi atau institusi pendidikan lainnya di wilayah Madiun dan sekitarnya, sehingga manfaat layanan kereta api dapat dirasakan oleh lapisan masyarakat yang lebih luas,” tutup Tohari. (@Red/Hms)







