IndonesiaBuzz: 11 Juli 2026 – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan jajaran Polres Wonogiri. Melalui program Polsek Eromoko Peduli, personel Polsek Eromoko menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran rumah di Dusun Sampang RT 02/RW 10, Desa Minggarharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jumat (10/7/26).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolsek Eromoko AKP Mulyadi, bersama anggotanya kepada Warso (72), seorang petani yang rumahnya mengalami kebakaran. Selain paket sembako, jajaran kepolisian juga memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarganya agar tetap kuat menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan itu, AKP Mulyadi menyampaikan salam dan pesan dari Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, yang turut menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami keluarga Warso.
Kapolres juga berharap korban tetap diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan untuk bangkit kembali menjalani kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres, mengatakan kegiatan bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan fungsi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan ketika warga menghadapi musibah.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di lokasi bencana maupun musibah menjadi bentuk pelayanan publik yang mengedepankan nilai empati dan solidaritas sosial.
“Kapolres Wonogiri menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga Bapak Warso. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban korban sekaligus menjadi penyemangat agar tetap kuat menghadapi cobaan. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang bermanfaat,” ujar AKP Anom Prabowo
Program Polsek Eromoko Peduli menjadi salah satu upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Di tengah situasi sulit yang dialami korban, kehadiran aparat diharapkan tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga dukungan psikologis agar korban memiliki semangat untuk bangkit.
Polres Wonogiri menilai bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dari kemampuan membangun kepedulian sosial serta memberikan pendampingan kepada warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Wonogiri berharap sinergi dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat, sehingga kehadiran institusi kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya dalam berbagai situasi, termasuk ketika masyarakat menghadapi musibah dan membutuhkan uluran tangan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







