IndonesiaBuzz: Surakarta: 15 April 2026 – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Soloraya pada Selasa (14/4/26) malam memicu banjir di sejumlah kawasan Kota Solo. Sedikitnya delapan kelurahan terdampak, sementara puluhan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik yang lebih aman.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Solo, Ari Dwi Daryatmo, menyampaikan bahwa curah hujan tinggi dengan durasi panjang menjadi faktor utama terjadinya banjir dan genangan di berbagai wilayah.
“Berdasarkan data sementara, terdapat delapan kelurahan yang terdampak, yakni Pajang, Joyosuran, Tipes, Bumi, Joyotakan, Panularan, Sondakan, dan Laweyan,” ujarnya, Rabu (15/4/26).
BPBD bersama aparat wilayah bergerak cepat melakukan asesmen serta evakuasi warga. Hingga saat ini, terdapat enam titik pengungsian yang telah disiapkan untuk menampung warga terdampak, di antaranya Masjid Al-Furqon Panularan, kawasan RW di Pajang dan Totosari, wilayah Tipes, Masjid Al Hidayah Joyotakan, serta kawasan Bumi.
Secara keseluruhan, puluhan warga telah mengungsi dengan komposisi beragam, mulai dari orang dewasa, lanjut usia, hingga anak-anak dan balita. Kondisi ini mencerminkan kerentanan kelompok tertentu dalam situasi bencana hidrometeorologi.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, BPBD Kota Solo telah menyalurkan bantuan logistik berupa 70 lembar matras, 70 selimut, enam boks perlengkapan kebersihan (hygiene kit), serta 10 paket sembako.
“Kami berkoordinasi dengan pemangku wilayah dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi di lokasi pengungsian,” tambah Ari.
Sementara itu, Lurah Tipes, Wisnu Prabowo, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan terhadap jumlah warga terdampak di wilayahnya. Pendataan ini penting untuk memastikan seluruh korban terdampak memperoleh bantuan secara merata dan tepat sasaran.
Upaya penanganan saat ini difokuskan pada evakuasi, distribusi logistik, serta pemulihan kondisi lingkungan terdampak. Pemerintah setempat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan yang berisiko memperparah kondisi banjir di wilayah Solo dan sekitarnya. @yudi







