IndonesiaBuzz: Jakarta, 12 April 2026 – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia periode 2026-2030 melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Dalam pidato perdananya, Sugiono menyampaikan penghormatan kepada Prabowo Subianto yang sebelumnya menjabat Ketua Umum PB IPSI dan dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pencak silat nasional selama puluhan tahun.
“Ada rasa haru karena beliau telah mengabdikan diri sejak 1988 hingga 2026. Itu adalah waktu yang sangat panjang dan menunjukkan dedikasi luar biasa,” ujar Sugiono.
Sugiono yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum PB IPSI periode 2021-2025 menegaskan komitmennya untuk melanjutkan capaian organisasi sekaligus memperkuat posisi pencak silat sebagai olahraga prestasi dan warisan budaya bangsa.
Ia mengakui amanah yang diembannya bukan hal ringan, namun menjadi tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan prestasi serta membawa pencak silat ke level yang lebih tinggi.
“Kami merasa terhormat, namun juga menyadari harapan besar yang ada. Tugas kami adalah melanjutkan dan meningkatkan capaian yang telah dirintis sebelumnya,” katanya.
Ke depan, Sugiono menargetkan pencak silat dapat semakin terintegrasi dalam sistem pendidikan nasional serta memperjuangkan pengakuannya sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade.
“Pencak silat harus menjadi bagian dari pembangunan manusia Indonesia. Cita-cita kita agar pencak silat masuk Olimpiade harus diwujudkan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam pembukaan Munas, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan mundur dari jabatan Ketua Umum PB IPSI. Keputusan tersebut diambil karena kesibukannya sebagai kepala negara yang dinilai tidak memungkinkan untuk menjalankan tugas organisasi secara optimal.
“Saya mohon izin tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena tugas sebagai presiden menyita waktu dan energi,” ujar Prabowo.
Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pengembangan pencak silat dari posisinya sebagai Presiden Republik Indonesia.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi PB IPSI dalam memperluas kiprah pencak silat, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di mata dunia. @yudi







