IndonesiaBuzz: Semarang, 14 Maret 2026 – Memasuki hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Tengah melalui Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, mulai menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan data lalu lintas dari PT Jasa Marga Semarang Batang (JSB) dan Trans Marga Jateng (TMJ) selama periode 24 jam, terhitung sejak 13 Maret 2026 pukul 06.00 WIB hingga 14 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, tercatat puluhan ribu kendaraan melintas di gerbang tol utama tersebut.
Data mencatat kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju wilayah Semarang atau arus dari arah Jakarta mencapai 23.486 kendaraan. Sementara kendaraan yang masuk menuju arah Jakarta melalui gerbang tol tersebut tercatat sebanyak 16.361 kendaraan.
Selain itu, di Gerbang Tol Banyumanik tercatat 29.521 kendaraan melintas menuju arah Surabaya. Sedangkan kendaraan yang masuk menuju wilayah Semarang dari arah Surabaya tercatat sebanyak 19.359 kendaraan.
Peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat menuju wilayah Jawa Tengah menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan arus lalu lintas di sejumlah pintu masuk utama Jawa Tengah, termasuk GT Kalikangkung yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah barat menuju wilayah Jateng.
“Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, arus kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui GT Kalikangkung sudah mulai mengalami peningkatan. Oleh karena itu kami terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan seluruh satgas operasi untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar,” ujar Kombes Pol Artanto, Sabtu (14/3/2026).
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau kepada para pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Manfaatkan rest area atau pos pelayanan Operasi Ketupat jika merasa lelah, serta ikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas demi kelancaran perjalanan bersama,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jawa Tengah terus mengoptimalkan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta pelayanan kepada masyarakat guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Tengah berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Red – Ho Polda Jateng).







