IndonesiaBuzz: Wonogiri, 11 ,aret 2026 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri resmi ditutup dalam sebuah upacara di Lapangan Dusun Kembang, Rabu (11/3/2026).
Penutupan program yang berlangsung selama satu bulan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik yang dilaksanakan secara terpadu oleh TNI bersama pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat setempat.
Kegiatan TMMD di Desa Kembang berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dalam pelaksanaannya, Polres Wonogiri turut berperan aktif sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan desa serta penguatan sinergitas lintas sektor. Personel kepolisian terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pengamanan hingga kegiatan sosial dan penyuluhan kepada masyarakat.
Keterlibatan tersebut juga mencakup dukungan pada kegiatan nonfisik seperti penyuluhan hukum, edukasi masyarakat, serta berbagai program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kesadaran hukum dan ketahanan sosial di lingkungan masyarakat.
Selama pelaksanaan TMMD, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan dengan capaian 100 persen. Di antaranya pembangunan rabat beton jalan di beberapa titik, pembangunan talud jalan, penyediaan sumur bor air bersih, rehabilitasi Masjid Al-Huda, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), serta program jambanisasi bagi masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, program TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang melibatkan instansi pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi hukum, serta berbagai kegiatan edukatif bagi masyarakat dan pelajar.
Total anggaran pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 di Kabupaten Wonogiri mencapai Rp946 juta. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp178 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp768 juta.
Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak terlepas dari kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Tujuan utama dari TMMD adalah mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga persatuan sekaligus menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat berbagai hasil pembangunan yang telah dikerjakan secara gotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi hasil pembangunan TMMD, penanaman pohon, pengecekan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pelayanan pengobatan gratis, layanan perpustakaan keliling, hingga pembagian bantuan sembako kepada masyarakat.
Dengan berakhirnya TMMD Reguler ke-127 ini, diharapkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga dalam mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Wonogiri. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







