IndonesiaBuzz : Madiun, 25 Februari 2026 – Satgas Pangan dari Polres Madiun Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional pada pekan kedua Ramadan, Selasa (24/2/2026).
Hasilnya, harga cabe rawit masih tinggi meski ketersediaan bahan pokok terpantau aman.
Pemantauan dilakukan di Pasar Besar Kota Madiun dan Pasar Sleko mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan dipimpin Kanit II Pidsus Satreskrim IPTU Dadik Irawan bersama enam personel.
Petugas mengecek langsung kondisi stok, harga jual, serta distribusi bahan pokok penting di lapak pedagang.
Selain itu, tim juga berdialog dengan pedagang dan pembeli guna memperoleh gambaran riil kondisi pasar.
Dari hasil pengecekan, harga cabe rawit tercatat Rp90.000 per kilogram, tertinggi dibanding komoditas lain.
Sementara itu, beras premium Rp14.500/kg, beras medium Rp13.500/kg, dan beras SPHP Rp12.000/kg.
Harga bawang merah Rp35.000/kg dan bawang putih Rp30.000/kg. Daging sapi dijual Rp120.000/kg, daging ayam ras Rp40.000/kg, serta telur ayam ras Rp30.000/kg.
Komoditas lain seperti gula pasir berada di angka Rp17.500/kg dan minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter. Secara umum, pasokan di pasar masih mencukupi dan distribusi berjalan lancar.
Kenaikan harga cabe rawit dipicu faktor cuaca dengan curah hujan tinggi yang memengaruhi hasil panen. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya pasokan dari daerah produsen, sementara permintaan meningkat selama Ramadan.
Kapolres Madiun Kota, Wiwin Junianto Supriyadi, menegaskan pengawasan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.
“Kami Pastikan Tidak Ada Penimbunan, Satgas Pangan secara rutin melakukan pengecekan langsung ke pasar-pasar tradisional. Tujuannya untuk memastikan stok aman, distribusi lancar, dan tidak ada praktik penimbunan yang merugikan masyarakat selama Bulan Suci Ramadan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Langkah pengawasan ini diharapkan menjaga kestabilan pangan sehingga masyarakat di Kota Madiun dapat menjalankan ibadah Ramadan tanpa kekhawatiran terhadap harga dan ketersediaan kebutuhan pokok. (@Arn/Hms)







