IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 29 Januari 2026 – Suasana sakral menyelimuti kawasan wisata Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (28/1/26). Di situs alam yang menjadi kebanggaan masyarakat Bojonegoro itu, Bupati Setyo Wahono melantik sekaligus mengambil sumpah janji jabatan 201 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Ratusan pejabat yang dilantik tersebut terdiri atas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga Fungsional Tertentu sebagai bagian dari rotasi dan mutasi jabatan guna memperkuat kinerja birokrasi daerah.
Prosesi pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, antara lain Wakil Bupati Bojonegoro, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ketua TP PKK, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Pemilihan Kayangan Api sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa makna, mengingat kawasan ini merupakan Geopark Nasional yang tengah diperjuangkan untuk masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa api abadi di Kayangan Api menyimpan filosofi mendalam bagi para aparatur sipil negara (ASN). Api, menurutnya, memiliki dua sisi yang harus dipahami dan dikelola dengan kebijaksanaan.
“Api memiliki makna yang luar biasa. Api bisa membakar jika tidak dikelola dengan baik, namun juga bisa memberikan penerangan, kehangatan, dan manfaat bagi kehidupan. Filosofi ini menjadi pengingat bagi ASN agar mampu mengelola amanah jabatan secara bijak, profesional, dan penuh dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujar Bupati Wahono.
Di lokasi tersebut, Bupati juga menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan para pejabat sebagai peneguhan tanggung jawab dan amanah jabatan yang diemban. Kayangan Api dipandang sebagai simbol energi dan semangat yang harus terus dijaga agar tetap hidup dan kuat, selaras dengan hubungan manusia terhadap alam serta Tuhan Yang Maha Esa.
Nuansa sakral dan kearifan budaya semakin terasa dengan dihadirkannya Obor Sewu dalam rangkaian prosesi pelantikan. Simbol tersebut merepresentasikan nilai perjuangan, kejujuran, dan kesabaran yang menjadi ruh pengabdian seorang ASN kepada masyarakat.
Bupati Setyo Wahono juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pejabat selama bertugas di posisi sebelumnya. Ia menegaskan bahwa pergeseran dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus pengembangan karier aparatur.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Ia berharap kehadiran mereka mampu membawa energi positif dan semangat pembaruan demi mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro secara berkelanjutan. (M.Tohir /Koresponden Bojonegoro)







