IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 26 Januari 2026 – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kondisi jalan nasional yang mengalami kerusakan parah di wilayah Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (25/1/26). Sidak tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait jalan berlubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan jalan di kawasan tersebut bahkan dilaporkan telah menelan korban jiwa. Berdasarkan pantauan di lapangan, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, sedikitnya dua pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di sekitar ruas jalan rusak tersebut. Keluhan warga pun ramai disampaikan melalui media sosial Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, meski status jalan tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menindaklanjuti aspirasi warga, Wakil Bupati turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi faktual di lapangan. Dari hasil peninjauan, terlihat aspal jalan mengelupas dan berlubang di sejumlah titik, yang dinilai sangat berisiko, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua. Ruas jalan nasional di Baureno merupakan salah satu jalur utama dan urat nadi transportasi di Bojonegoro, sehingga kerusakan berulang kerap memicu kecelakaan lalu lintas serta menghambat mobilitas masyarakat.
“Hari ini kami meninjau langsung jalur utama Kecamatan Baureno. Kondisinya memang perlu penanganan segera karena jalan berlubang. Ini sangat berisiko dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas,” ujar Nurul Azizah di sela sela sidak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga langsung berkoordinasi melalui sambungan telepon dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bertanggung jawab atas ruas jalan nasional tersebut. Pihak PPK menyatakan komitmennya untuk segera melakukan penanganan di lapangan.
Dikonfirmasi terkait hasil koordinasi tersebut, Nurul Azizah menyampaikan bahwa perbaikan jalan nasional di jalur utama Baureno dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Selasa (27/1/2026). Perbaikan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serta memperlancar arus lalu lintas.
Wakil Bupati menegaskan, meski kewenangan berada di pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tetap hadir dan responsif terhadap keluhan masyarakat yang menyangkut keselamatan publik. Ia juga mengimbau warga agar tidak ragu menyampaikan laporan atau aduan, khususnya terkait infrastruktur yang bersifat mendesak.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami akan terus mengawal agar penanganan di lapangan benar-benar segera dilakukan,” pungkasnya. (M.Tohir /Koresponden Bojonegoro)







