IndonesiaBuzz: Wonogir, 20 Januari 2026 – Polsek Sidoharjo, Polres Wonogiri, kembali mengedepankan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan memfasilitasi mediasi serta klarifikasi atas keluhan warga terkait aktivitas sebuah bengkel sepeda motor yang menimbulkan kebisingan di Dusun Widoro, Kecamatan Sidoharjo. Mediasi tersebut digelar di Balai Desa Widoro, Senin (19/1/26).
Kegiatan ini melibatkan unsur tiga pilar, perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta pihak pemilik bengkel yang dilaporkan. Permasalahan bermula dari aktivitas uji coba sepeda motor dengan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan dilakukan secara berulang, sehingga memicu keresahan warga di sekitar lokasi bengkel.
Melalui pendekatan humanis dan dialogis, jajaran Polsek Sidoharjo mempertemukan seluruh pihak dalam suasana musyawarah. Forum mediasi tersebut berlangsung terbuka dan konstruktif, dengan mengedepankan prinsip saling memahami dan mencari solusi bersama.
Dalam kesempatan itu, pemilik bengkel menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga terdampak. Ia juga menyatakan komitmennya untuk menjaga ketertiban lingkungan. Komitmen tersebut diperkuat dengan pembuatan surat pernyataan tertulis yang disaksikan orang tua serta aparat desa. Surat itu berisi kesanggupan mematuhi jam operasional bengkel, tidak mengganggu ketenangan warga, serta kesiapan menerima sanksi sosial maupun hukum sesuai ketentuan apabila pelanggaran kembali terjadi.
Seluruh rangkaian mediasi berlangsung aman dan kondusif. Warga maupun pihak bengkel menerima hasil kesepakatan secara ikhlas sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Dusun Widoro dan Kecamatan Sidoharjo.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa langkah problem solving yang dilakukan jajaran Polsek merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Polri mengedepankan penyelesaian masalah secara persuasif, humanis, dan berkeadilan. Mediasi ini menjadi contoh bahwa permasalahan sosial dapat diselesaikan melalui musyawarah tanpa mengesampingkan aturan hukum yang berlaku,” ujar AKP Anom.
Ia menambahkan, Polres Wonogiri akan terus mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan kondusif.(@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







