IndonesiaBuzz: Jakarta, 21 Oktober 2025 – Puluhan orang yang mengatasnamakan ahli waris Daam Bin Nasairin menggelar aksi damai di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/10/25). Mereka menuntut kejelasan dan penyelesaian sengketa lahan yang diklaim telah digunakan Pemprov DKI selama bertahun-tahun tanpa ganti rugi.
Pantauan di lokasi, massa membawa spanduk bertuliskan tuntutan mereka, seperti
“Ahli Waris Daam Bin Nasairin Menuntut Ganti Rugi” dan “Segera Selesaikan Pembayaran Lahan yang Dipakai untuk Hutan Kota dan Binamarga”. Aksi juga diwarnai orasi bergantian dengan menggunakan pengeras suara.
Perwakilan ahli waris yang hadir bersama kuasa hukum menyebut, lahan milik keluarga mereka telah dipakai untuk kepentingan umum, termasuk pembangunan hutan kota dan infrastruktur bina marga. Namun hingga kini, kompensasi yang dijanjikan belum diterima.
“Kami hanya meminta hak kami. Tanah itu sudah lama dipakai pemerintah, tapi ganti ruginya tidak pernah selesai. Kami ingin masalah ini ditindaklanjuti secara adil dan transparan,” ujar salah satu perwakilan ahli waris di lokasi.
Menurut pihak keluarga, berbagai langkah administratif dan hukum telah ditempuh, namun hasilnya masih buntu. Aksi damai ini disebut sebagai bentuk desakan agar Pemprov DKI segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
Aksi berlangsung sejak pagi hingga siang dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. Sejumlah pejabat Pemprov DKI terlihat menemui perwakilan massa untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.
“Kami tidak menentang pembangunan. Kami mendukung program pemerintah, asal hak masyarakat juga dihargai,” tambah salah satu peserta aksi.
Hingga siang menjelang sore, massa masih bertahan di depan Balai Kota sambil menunggu tanggapan resmi dari Pemprov DKI Jakarta. (Hery/Jakarta)







