IndonesiaBuzz: Wonogiri, 1 Oktober 2025 – Kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Wonogiri, Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno, atau yang akrab disapa Bunda Yayuk, memberi semangat tersendiri bagi ratusan pendidik PAUD dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Inklusi. Acara yang digelar di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Rabu (1/10/25) ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai satuan PAUD, mulai dari TK, KB, SPS, hingga TPA.
Dalam arahannya, Bunda Yayuk menegaskan pentingnya menghadirkan suasana belajar yang membahagiakan bagi setiap anak, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus (ABK).
“Kita wajib memberi ruang bagi anak anak berkebutuhan khusus dengan pendidikan yang sama, meski cara penyampaiannya berbeda. PAUD adalah pengalaman pertama mereka bersekolah, maka berikanlah kesan yang menyenangkan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi perjuangan para pendidik PAUD yang dengan sabar membimbing anak anak menemukan jati diri sekaligus menanamkan nilai karakter.
“Saya sangat menghargai dedikasi Bapak Ibu semua. Semoga selalu diberi kesehatan dan keberkahan dalam mendidik anak anak bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, mendampingi anak berkebutuhan khusus memerlukan ilmu dan keterampilan khusus. Melalui Bimtek ini, para guru diharapkan lebih siap membimbing mereka agar dapat belajar dengan nyaman tanpa merasa terasingkan.
“Marilah ikhlaskan hati dan semangat dalam mendampingi anak anak kita agar tumbuh sesuai usianya, tanpa diskriminasi,” imbuhnya.
Bunda Yayuk pun mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus berkarya demi mewujudkan pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan berkualitas. Upaya tersebut, katanya, sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung program Wajib Belajar 13 tahun. (Yudi S/Koresponden Wonogiri)







