IndonesiaBuzz: Jakarta, 23 september 2025 – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy. Pengumuman itu disampaikan Bloomberg melalui laman resminya pada Selasa, (23/9/25).
Dengan posisi baru ini, Jokowi duduk sejajar dengan 21 tokoh dunia lain yang menjadi penasihat forum internasional tersebut. Bloomberg menyebut, dewan ini dibentuk pada April 2025 untuk merespons tantangan global yang kian kompleks, dari ketidakpastian ekonomi hingga krisis iklim.
“Masukan mereka akan sangat penting dalam memandu upaya kami,” tulis Bloomberg dalam keterangan resmi.
Dalam profil singkat yang dirilis, Jokowi digambarkan sebagai politikus, insinyur, sekaligus pengusaha. Namanya dikenal luas sebagai Presiden Indonesia dua periode, 2014–2024, dan sebagai presiden pertama yang lahir di luar lingkar elite politik maupun militer. Bloomberg juga menyinggung rekam jejak Jokowi sebagai Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga kini tercatat sebagai anggota Dewan Pengarah di Badan Pengelola Investasi Danantara.
Selain Jokowi, sejumlah nama besar juga mengisi kursi dewan penasihat. Ada mantan Kepala Ekonom Dana Moneter Internasional (IMF) Gita Gopinath, mantan Perdana Menteri Italia Mario Draghi, serta Wakil Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, yang dipercaya sebagai Ketua Kehormatan.
Bloomberg New Economy dikenal sebagai forum lintas sektor yang mempertemukan pemimpin negara dan dunia usaha, terutama untuk membahas transformasi ekonomi di negara-negara berkembang. Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Singapura pada 19–21 November 2025 dengan tema “Thriving in an Age of Extremes.”







