IndonesiaBuzz: Sport – Bayern Munich memulai kiprah di Liga Champions 2025/2026 dengan kemenangan gemilang. Bertanding di Allianz Arena, Kamis (18/9/25) dini hari WIB, Die Roten menaklukkan Chelsea 3-1 dalam laga pembuka fase grup.
Sejak awal pertandingan, Bayern tampil dominan di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Serangan bertubi-tubi tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-20 ketika umpan silang tajam Joshua Kimmich memaksa Trevoh Chalobah melakukan kesalahan dan mencetak gol bunuh diri.
Chelsea sempat bangkit dan menyamakan skor jelang akhir babak pertama. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Bayern, Cole Palmer melepas tembakan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Manuel Neuer. Skor 1-1 menutup paruh pertama.
Memasuki babak kedua, Bayern kembali menguasai jalannya laga. Harry Kane, yang menjadi andalan utama di lini depan, tampil klinis. Striker timnas Inggris itu mengembalikan keunggulan Bayern melalui titik putih setelah Jamal Musiala dijatuhkan di kotak penalti. Tak berhenti di situ, Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan komunikasi bek Chelsea pada menit ke-78.
Upaya Chelsea untuk memperkecil ketertinggalan tak membuahkan hasil. Beberapa percobaan Nicolas Jackson dan Raheem Sterling berhasil dimentahkan pertahanan Bayern. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-1 tetap bertahan.
Kemenangan ini memperpanjang rekor impresif Bayern di laga pembuka Liga Champions. Klub asal Bavaria itu tercatat selalu menang dalam enam pertandingan perdana fase grup terakhir.
Pelatih Bayern, Thomas Tuchel, memuji ketenangan timnya.
“Kami menunjukkan karakter setelah kebobolan. Para pemain tampil sabar, tetap menekan, dan memanfaatkan peluang,” ujar Tuchel.
Bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi peringatan dini dalam persaingan grup. Pelatih Enzo Maresca menegaskan pentingnya evaluasi.
“Kami sempat mengimbangi Bayern, tetapi kehilangan fokus di babak kedua. Ini pelajaran penting untuk laga berikutnya,” tegas Enzo Maresca .
Dengan tiga poin pertama di tangan, Bayern memuncaki klasemen sementara grup dan mengirim pesan tegas kepada rival-rival Eropa lainnya. Chelsea, sebaliknya, harus segera bangkit jika tidak ingin posisinya di fase grup semakin sulit.(red)







